Ditulis pada tanggal 17 May 2013, oleh ftp_elisa, pada kategori Berita

Jika bakpia, jajanan legendaris khas kota Yogyakarta pada umumnya terbuat dari tepung terigu untuk kulitnya dan kacang hijau untuk isinya. Lain lagi “Bakpia Sabu”, hasil inovasi mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (THP FTP UB) ini.
Menggunakan tepung garut dan tepung ubi ungu sebagai bahan substitusi tepung terigu untuk adonan kulitnya, ditambahkan wortel dan bayam agar menambahkan warna dan rasa yang alami dari sayur-sayuran. Sedangkan untuk bahan isi bakpia, mereka menggunakan buah kurma murni tanpa campuran. Sehingga ketika digigit terasa sensasi rasa legit khas buah kurma, ditambah rasa krispi dari kulitnya.
Bakpia sabu merupakan hasil kreasi dari enam mahasiswa FTP Muhammad Muizuddin, Ika Devi Arinda, Resy Dwi Cintya, Evi Erizha Sulistyana, Yunia Galih Purwaningdyah, dan Annisa Fadhilah Koos Cahyani dibawah bimbingan Irma Sarita STP, MP, MSc dan Feronika Hapy S, STP,MP.
Bukan hanya keunikan citarasa yang ditawarkan Bakpia Sabu namun dengan dicampurkan wortel dan bayam, maka produk pangan fungsional ini memiliki nilai gizi yang lebih dibandingkan dengan bakpia biasa.
Diharapkan adanya variasi warna yang lebih beragam, sehingga konsumen lebih tertarik karena mempunyai banyak pilihan untuk mengkonsumsi bakpia dengan rasa dan warna yang baru. Bakpia sabu ini juga dapat menjadi alternative bagi orang yang tidak suka makan sayur secara langsung.
Satu kemasan bakpia sabu ini berisi tiga buah dan hanya dibandrol dengan harga Rp.2500 saja. Tertarik untuk order? Hubungi langsung ke No. HP 085736038984.[mm/elr]

Sabu