Ditulis pada tanggal 10 Oktober 2017, oleh Dyah Sushanty, pada kategori News

Ketiga mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian berhasil raih prestasi pada Lomba Inovasi dan Teknologi Pangan PATPI 2017 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Lampung, Jumat – Sabtu (6-7/10/2017) lalu. Mereka adalah Mahiroh Qur’ani Ilmi, Ni Putu Sri Dian Permana Dewi dan Naurah Nazhifah, ketiganya merupakan mahasiswi jurusan Teknologi Hasil Pertanian angkatan 2015 yang berhasil meraih prestasi berkat inovasinya dalam pengolahan buah sukun sebagai pangan fungsional.

ASIOTY (Artocarpus Sponge of Weight Losss) merupakan inovasi Mahiroh Qur’ani Ilmi, Ni Putu Sri Dian Permana Dewi dan Naurah Nazhifah, yang mengolah bolu berbahan dasar tepung sukun sebagai pangan fungsional guna menurunkan nafsu makan bagi penderita obesitas. Tepung olahan buah sukun kaya akan vitamin dan mineral, seperti riboflavin, zat besi, niasin, thiamin, fosfor, kalium, tembaga, magnesium, kalsium, seng, mangan, dan selenium. Selain itu buah sukun juga memiliki flavonoid dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Bahkan sukun memiliki kandungan karbohidrat tinggi tetapi rendah kalori hingga sangat baik bagi mereka yang sedang menjalani program diet. Penelitian laboratorium juga menunjukkan bahwa konsumsi sukun pada kadar tertentu mampu menurunkan nafsu makan sehingga juga menunjang program diet para penderita obesitas. Ini dikarenakan sifatnya yang mengeyangkan lebih lama.  Atas inovasinya tersebut ASIOTY karya Mahiroh Qur’ani Ilmi dan tim berhasil menyisihkan ratusan tim lain dari seluruh Indonesia hingga berhasil meraih juara kedua.

Dikutip dari situs resminya, Lomba Inovasi dan Teknologi Pangan PATPI 2017 merupakan rangkaian kegiatan ulang tahun emas Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) yang diselenggarakan di Bandar Lampung. Lomba ini merupakan kompetisi ilmiah para pemuda di tingkat pelajar dan mahasiswa se Indonesia dalam melakukan inovasi dan mengaplikasikan teknologi tepat guna guna mewujudkan ketahanan pangan Indonesia. (dse)