Ditulis pada tanggal 5 April 2018, oleh Dyah Sushanty, pada kategori News

Sejumlah aparatur Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Maluku Barat Daya bertandang ke Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB). Keenam aparatur DKP Maluku Barat Daya tersebut mengikuti kegiatan Pelatihan Manajemen Kewirausahaan pada Sentra Industri Pangan selama lima hari berturut turut (03-06/04/2018).

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Maluku Barat Daya, Santjie Belseran menjelaskan bahwa mereka sengaja belajar ke FTP UB tentang teknologi pengolahan hasil pertanian dan keterampilan aparatur serta manajemen kewirausahaan sebagai upaya untuk mempercepat pelaksanaan pengembangan diversifikasi pengolahan pangan berbasis sumberdaya lokal dan meningkatkan daya saing serta nilai tambah ekonomi pangan di kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2018.

Sementara itu koordinator instruktur pelatihan yang juga merupakan pakar Pengembangan dan Pembinaan UKM Agroindustri Pangan  UB, Dr. Siti Asmaul Mustaniroh, STP. MP. memaparkan bahwa timnya telah menyiapkan berbagai materi pelatihan yang meliputi teori, praktek hingga meninjau langsung aneka industri pangan di Malang dan Kediri. “Alhamdulillah atas kepercayaan pemerintah Maluku Barat Daya untuk belajar ke FTP UB. Kami telah meyiapkan berbagai topik yang faktual dan aplikatif. Harapannya semua ilmu dari FTP UB dapat langsung diterapkan bagi kemajuan daerah setempat,” paparnya.

Materi Pelatihan Manajemen Kewirausahaan pada Sentra Industri Pangan bagi Dinas Ketahanan Pangan Maluku Barat Daya tersebut diantaranya adalah  Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian serta Keamanan Pangan oleh Profesor Teti Estiasih,  Motivasi Kewirausahaan oleh Dr. Dodik Pranowo,  Teknik Pengemasan oleh Nur Lailatul, MSi., Strategi Pemasaran dan Manajemen Keuangan oleh Riska Septivani, MP. serta  Kehalalan Pangan oleh Ahmad Syihab Fahmi, MSi.

Tak hanya belajar teori , keenam aparatur DKP Maluku Barat Daya juga praktek langsung aneka produk pangan berbasis komuditi lokal seperti beras analog;  emping jagung;  mie telo dan talas; stik kacang ijo dan pisang; biskuit pisang , kacang merah dan susu; dodol sukun; nugget pisang, coklat, dan anggur serta sirup kulit daging pala bersama Jaya Mahar MP,   Agus Suprianto dan mahasiswa jurusan Teknologi Industri Pertanian FTP UB. Selain itu para peserta pelatihan juga berkesempatan studi lapang ke UKM Firdaus Malang selaku produsen emping Jagung dan UD GTT Kediri selaku produsen tahu takwa, getuk dan sale pisang bersama Wendra G. Rohmah, MP. (dse)