Ditulis pada tanggal 9 Juli 2018, oleh Dyah Sushanty, pada kategori News

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil rempah terbesar di dunia. Masyarakatnya sering memanfaatkan rempah-rempah sebagai obat tradisional dengan mengolahnya menjadi jamu. Minuman sehat racikan asli Indonesia ini mulai jarang ditemukan karena masyarakat mulai beralih ke produk obat-obatan modern, sehingga perlu dilestarikan. Saat ini proses pembuatan jamu masih banyak dilakukan dengan cara konvensional dan menggunakan peralatan yang sederhana. Penghalusan dan pemerasan bahan baku masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang lama dan hasilnya kurang sempurna. Proses penyaringan jamu juga masih dilakukan dengan menggunakan saringan biasa, sehingga banyak ampas yang lolos dalam jamu dan jamu mengandung banyak endapan. Padahal endapan pada jamu dapat membahayakan karena mampu mengendap pada usus, ginjal dan hati manusia. Pengolahan dengan metode konvensional tersebut membutuhkan waktu yang lama dan berpotensi terjadinya kontaminasi yang dapat membuat umur simpan jamu menjadi lebih pendek.

Melihat permasalahan tersebut maka kelima mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya yang terdiri dari Amran Ridwan Harahap, Anjar Puji Astuti, Mila Armiati, Juprihani dan Moch Naufal Zuhair Annasai  menciptakan sebuah inovasi bernama PUTION-MAC (Purifier Ultrafiltration Machine) dibawah bimbingan Dr. Ir. Sukardi, MS.

PUTION-MAC merupakan sebuah teknologi berdesain khusus sebagai alat multifungsi yang dapat megecilkan atau menghaluskan bahan baku jamu, memeras hingga menyaring jamu. Pengecilan ukuran dilakukan menggunakan silinder pemarut yang dilengkapi dengan pisau-pisau tajam. Pemerasan dilakukan menggunakan teknologi dengan sistem screw press, sedangkan penyaringan dilakukan menggunakan membran.

Amran Ridwan Harahap, ketua tim memaparkan,”Kami sengaja menggunakan teknologi membran karena beberapa keunggulan yang dimilikinya seperti rendahnya konsumsi energi yang digunakan, tidak merusak rasa dan aroma, serta kecepatan waktu  dalam proses filtrasi. Selain itu penyaringan menggunakan membran juga terbukti lebih aman bagi kesehatan karena tidak meninggalkan endapan jamu. Selain itu kami juga menggunakan membran berbahan alami sehingga lebih aman, terjangkau dan mudah didapatkan. Sebab harga teknologi membran saat ini umumnya mahal, sehingga kami beralih menggunakan ke bahan alam.  PUTION-MAC kami ini menggunakan membran nata de coco yang dapat menyaring partikel padatan jamu hingga ukuran mikron sehingga lebih sehat dikonsumsi,” pungkasnya. (dse)