Ditulis pada tanggal 8 April 2017, oleh Dyah Sushanty, pada kategori News

IMG_1340Gugus Jaminan Mutu  (GJM) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya meyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion Penyusunan Dokumen Mutu, Kamis – Jumat (6-7/04/2017). Menghadirkan Ir. Achmad Wicaksono, M.Eng., Ph.D. sebagai narasumber dari Pusat Jaminan Mutu Universitas Brawijaya (PJM UB), kegiatan ini diikuti oleh sekitar empat puluh lima civitas akademika di lingkungan FTP.

Dalam paparannya diawal diskusi,  Dr. Achmad Wicaksoo menjelaskan tentang format terbaru penyusunan dokumen mutu Universitas Brawijaya. “Dalam penyusunan dokumen mutu perlu diperhatikan bahwa SPMI harus sama dengan SPME. Dalam standar terbaru yang berlaku mulai 1 April 2017 ini juga terdapat beberapa pembaharuan seperti misalnya saat ini kita mengacu pada ISO 17025, bukan lagi 9001. Kemudian juga terdapat sembilan standar borang, tidak lagi tujuh seperti sebelumnya. Yang juga harus diperhatikan adalah saat ini tidak terdapat SOP, MP dan MM pada tingkat fakultas karena semua itu telah dilebur menjadi Prosedur Operation Standart (POS). Sementara Manual Mutu hanya ada satu, yaitu pada tingkat universitas,” paparnya.

Selain pemaparan materi, keempat puluh lima peserta yang terdiri dari perwakilan Unit Jaminan Mutu masing masing jurusan, sub bagian serta unit pendukung di lingkungan FTP ini juga berkesempatan praktek langsung menyusun dokumen mutu masing masing sesuai acuan ISO 17025 dan Sistem Akreditasi Program Studi Online  (SAPTO). (dse)