Ditulis pada tanggal 11 April 2018, oleh Dyah Sushanty, pada kategori News

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) kembali harumkan almamater di kancah internasional. Dalam event Global Ideapreneur 2018, yang digelar di Malaysian Global Innovation and Creativity Centre – Cyberjaya, Malaysia (03/5/04/2018) karya mahasiswa FTP UB berhasil masuk sebagai sepuluh besar terbaik  Global Ideapreneur 2018.

Diposisi ketiga, ada tim OZTER yang merupakan mahasiswa FTP UB angkatan 2015. Ozter yang diusung Hanna Shobrina (THP 2015), Saepul Bahri (TEP 2015) dan Sarah Devi Silvian (THP 2015) merupakan suatu inovasi untuk membebaskan buah dan sayur dari mikroba dengan menggunakan sarana air ozon. Setelah melalui proses perozonan pada Ozter, buah dan sayur akan lebih sehat serta mempunyai daya tahan lebih lama. Dalam keadaan tidak membeku atau diluar ruangan, buah dan sayur pun akan terlindungi dari serangan virus atau mikroba, sehingga aman untuk di konsumsi.

Sementara itu di posisi kedelapan adalah tim MONSTER yang juga merupakan mahasiswa FTP UB. MONSTER (Modern sterilization machine) rancangan  Eka Tyas Anggraeni  (TEP 2013) dan Widya Nur Habibah (THP 2015) merupakan alat sterilisasi telur ayam masa depan berbasis teknologi dielectric barrier discharge plasma.  Memanfaatkan radiasi pembangkit tegangan tinggi, Monster mampu menghasilkan gas terionisasi didalam ruang plasma sehingga elektron yang saling bertumbukan akan masuk ke dalam pori-pori cangkang telur untuk kemudian mendeteksi adanya mikroba berbahaya seperti salmonella dan merusak merusak membran dari bakteri tersebut.

Sementara itu , tim SMART VEGIE rancangan Dimastyaji Nurseta (TEP 2017) dan Inggita Revira (TEP 2017) berhasil duduk di posisi sembilan terbaik. Smart Vegie merupakan inovasi sterilisasi buah sayuran  dengan memanfaatkan tegangan tinggi sehingga mampu menjaga kesegaran dan kualitas nutrisinya lebih lama.

Global Ideapreneur 2018 merupakan simposium internasional yang mempertemukan 180 tim mahasiswa calon wirausaha se Asean dengan dunia industri. Global Ideapreneur 2018 yang mengusung temaDesigning The Future as an Entrepreneur ini tidak hanya berisikan seminar dan kompetisi interaktif dan komprehensif tetapi sekaligus membekali dengan keterampilan dan pengetahuan kewirausahaan untuk memulai start up yang akan datang (enrich & engage) serta mendorong para peserta untuk mampu  mengidentifikasi dan berpikir tentang kemungkinan peluang wirausaha global. (dse)