Ditulis pada tanggal 16 Mei 2018, oleh Dyah Sushanty, pada kategori News

Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya mengadakan kuliah tamu Pengolahan Limbah Industri Pangan , Rabu (16/05/2017). Menghadirkan narasumber Ardhaningtyas Riza Utami, ST., MT., dari Balai Riset dan Standardisasi Industri Surabaya, kuliah tamu yang dilaksanakan di Aula FTP lantai II ini dipadati sekitar 300 mahasiswa THP berbagai angkatan.

Dalam paparannya Ardhaningtyas menjelaskan bahwa limbah dibedakan berdasarkan polimer penyusun dan wujudnya. “Berdasarkan polimer penyusunnya, limbah jenis limbah adalah organik dan non organik. Limbah organik atau biodegradable bersifat mudah diuraikan oleh mikroorganisme yang ada di alam. Sementara limbah non organik atau non degradable tidak mudah diuraikan oleh mikroorganisme sehingga memerlukan penanganan khusus. Selain itu berdasarkan wujudnya limbah terbagi dalam bentuk padat atau biasa kita sebut sampah, cair dan gas,” paparnya.

Lebih lanjut Ardhaningtyas juga memaparkan bahwa untuk proses penanganan limbah yang baik juga memerlukan pemahaman kualitas limbah yang dipengaruhi oleh volume, kandungan, frekuensi pembuangan serta karakteristik fisika, kimia dan biologinya. “Tahapan pemilihan teknologi pengolahan limbah yang baik memiliki tiga fase. Fase pertama adalah mengenali karakteristik limbah dengan melakukan pengujian kandungan limbah dan mengetahui debit limbah yang dihasilkan per hari. Kemudian fase kedua adalah memilih teknologi pengolahan limbah sesuai dengan karakteristiknya masing masing. Fase ketiga adalah melakukan penelitian pendahuluan lalu membuat desain sesuai kapasitas untuk kemudian membangun konstruksi dan trial proses. Kesemua tahapan penanganan limbah ini bertujuan untuk penghematan secara ekonomi, pemanfaatan ulang limbah yang dihasilkan serta tanggung jawab sosial terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (dse)