Ditulis pada tanggal 25 Mei 2018, oleh Dyah Sushanty, pada kategori News

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB), Dr. Ir. Sudarminto Setyo Yuwono, M.App.Sc. menandatangani nota kesepakatan bersama (Memorandum of Agreement) dengan Komisaris Utama PT. Etosagro Cita Inovasi, Sanusi di Ruang Sidang FTP lantai 8, Jumat (25/05/2018).

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya dan PT. Etosagro Cita Inovasi yang berpusat di Lantai 30 tower E Office 88 Jalan Casablanca kav 88 Jakarta Selatan sepakat mengadakan kerjasama dalam bidang Pendidikan, Penelitian dan  Pengabdian kepada Masyarakat serta Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya lainnya.

Dalam sambutannya, Komisaris Utama PT. Etosagro Cita Inovasi, Sanusi mengatakan, “Alhamdulillah kami bersyukur atas terjalinnya kesepakatan ini. Untuk tahap awal kami siap untuk memberikan pelatihan dalam  Smart Traning Centre (STC) bagi para alumni FTP UB untuk menjadi petani yang memiliki mindset pekerja keras, dengan pengetahuan mekanisasi pertanian yang baik dan kedisiplinan tinggi. Kami siap mendatangkan instruktur dari OISCA Jepang dan Jayamerta Agung Banyuwangi. Kegiatan ini sebenarnya sudah dilakukan sejak 35 tahun yang lalu, dengan 5 ribuan alumni pelatihan serupa di Sukabumi Jawa Barat dan Karanganyar Jawa Tengah. Harapannya kita dapat membentuk lingkungan pertanian dengan etos kerja yang baik, displin, dan mandiri, serta pertanian yang ramah lingkungan dan sustainable. Selain kolaborasi dalam STC, kami juga siap untuk bekerjasama pada program  Comersial Smart Research Centre (CSRC) dan jika memungkinkan akan berlanjut ke Rural Tranformation Cluster (RTC),” jelasnya.

Menanggapi Komisaris Utama PT Etosagro Cita Inovasi tersebut, Dr. Ary Mustofa Ahmad, pakar Mekanisasi Pertanian FTP yang juga merupakan salah satu inisiator kesepakatan mengatakan,”Ini merupakan kesempatan yang bagus bagi FTP karena pihak Etosagro telah membuka kesempatan seluasnya bagi civitas akademika FTP untuk melakukan penelitian, PKL, magang hingga mengikuti pelatihan yang bersertifikat kompetensi. Terimakasih juga untuk PT Etosagro Cita Inovasi yang telah memberi kesempatan alumni serta para civitas akademika FTP lainnya untuk lebih memahami projek total integrated agriculture pangan dari hulu ke hilir melalui program RTC maupun STC yang bersertifikat kompetensi. Dengan sertifikat kompetensi itu akan semakin menaikkan nilai tawar alumni FTP dibanding sarjana di dunia kerja karena lebih berkualitas,” paparnya.

Selain Dekan FTP, Komisaris Utama PT Etosagro Cita Inovasi, dan inisiator kesepakatan Dr. Ary Mustofa Ahmad, penandatanganan MoA yang berlaku selama dua tahun ini juga dihadiri jajaran pimpinan kedua belah pihak. Dari FTP UB diwakili oleh Wakil Dekan III, Yusuf Hendrawan, STP. M.App.Life.Sc. Ph.D. Ketua Jurusan Keteknikan Pertanian, La Choviya Hawa, Ph.D., beserta pakar PengembanganUKM Agroindustri UB, Dr. Siti Asmaul Mustaniroh. Sementara dari PT Etosagro Cita Inovasi diwakili oleh Kepala Perkebunannya di Alasrejo, Basoenondo. (dse)