Ditulis pada tanggal 16 Oktober 2014, oleh Dyah Sushanty, pada kategori News

IMG_5584Gugus Jaminan Mutu Fakultas Teknologi Pertanian (GJM FTP) menyelenggarakan seminar bertajuk “Refreshing Auditor Internal dan Sosialisasi AIM Siklus 13” di Aula FTP lantai 2, Rabu (15/10/2014) dengan menghadirkan narasumber dari Pusat Jaminan Mutu Universitas Brawijaya (PJM UB).

Dipaparkan Ketua GJM FTP, Nur Ida Panca, STP.MP., bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka persiapan Audit Internal Mutu (AIM) Siklus 13 yang akan dilaksanakan awal November 2014 mendatang. “Pada AIM Siklus 13 ini FTP bersama FEB, FP dan FK mendapat kewenangan dari PJM untuk melaksanakan AIM secara swadaya. Karena itulah maka kami gelar  acara ini agar AIM Siklus 13 nanti dapat berlangsung secara optimal. Sebab pada sosialisasi ini akan membahas kriteria penilaian dalam AIM Siklus  13 bagi auditor dan auditee,” jelasnya.

Sementara itu Pembantu Dekan I FTP, Dr.Ir. Bambang Dwi Argo, DEA., dalam sambutannya ketika membuka acara menyampaikan harapannya semoga AIM Siklus 13 dapat terlaksana dengan optimal. “Berdasarkan pertimbangan kapasitas auditor internal, hasil AIM sebelumnya dan uji coba, pada AIM Siklus 13 ini FTP mendapat kewenangan untuk melaksanakan audit sendiri. Ini cukup membanggakan sekaligus merupakan tanggung jawab yang besar.  Saat ini di FTP terdapat 40 auditor,  jadi semoga acara ini mampu membuka wawasan kita yang sudah sadar mutu agar makin meningkatkan kualitas institusi sehingga AIM Siklus 13 dapat berjalan dengan optimal.Harapannya AIM ini tidak hanya sekedar memenuhi persyaratan Akreditasi BAN-PT, tetapi sudah semakin naik levelnya ke taraf internasional melalui University Network-Quality Assurance (AUN-QA). Kebetulan tahun ini salah satu program studi di FTP yaitu Keteknikan Pertanian juga sudah terdaftar untuk mengikuti AUN-QA,”jelasnya dihadapan sekitar 50 undangan yang hadir.

IMG_5630Sesi pertama yang disampaikan oleh Ratno Bagus Eddy Wibowo,S.Si.,M.Si.,Ph.D. dari PJM UB menjelaskan tentang Teknis Pelaksanaan AIM. “Auditee harus berkoordinasi dengan semua unit kerja di bawahnya untuk menetapkan waktu kesediaan dikunjungi (kesediaan waktu segera dikirim ke PJM). Kemudian auditee juga harus mempelajari, berusaha memenuhi dan menyediakan bukti pendukung atas butir-butir audit yang ditetapkan, ini dapat dilakukan dengan mengunjungi website PJM untuk unduh borang-borang penilaian. Nah borang penilaian yang telah diisi tersebut, kemudian dikirim ke PJM paling lambat 18 Oktober 2014, melalui e-mail pjm@ub.ac.id dan pjmbrawijaya@gmail.com. Auditee juga diharapkan menyediakan satu ruang pertemuan yang memadai untuk sesi pembukaan, dan memastikan unit kerja di bawahnya menyediakan satu ruang untuk sesi klarifikasi dengan auditor.Nantinya etelah sesi penutupan, mengisi umpan balik dan mengirim ke PJM maksimal dua hari kerja dengan mengunjungi website PJM dan unduh borang umpan balik. Nah setelah menerima daftar temuan, merumuskan klarifikasi atas temuan, dapat dikirim ke PJM maksimal 30 hari kerja, borang klarisifikasi dapat diunduh di website PJM,”jelasnya.

IMG_56341Sementara itu Nila Firdausi Nuzula, S.Sos., M.Si., Ph.D. yang juga narasumber dari PJM UB menyampaikan materi berikutnya tentang Standar Mutu UB pada sesi kedua. “Standar Mutu Universitas Brawijaya terdiri atas: Standar Pendidikan, Standar Penelitian dan Standar Pengabdian kepada Masyarakat. Dimana ketiga standar tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Standar Mutu Universitas Brawijaya bertujuan menjamin agar layanan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya sesuai dengan kriteria minimal yang ditetapkan.  Standar Mutu Universitas Brawijaya wajib dijadikan dasar pengembangan dan penyelenggaraan sistem penjaminan mutu internal di Unit Kerja Pelaksana Akademik (UKPA) ataupun di Unit Kerja Penunjang Pelaksana Akademik (UKPPA). Standar Mutu UB juga merupakan dasar penyelenggaraan pembelajaran program studi, dasar penyelenggaraan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; di Unit Kerja Pelaksana Akademik (UKPA) ataupun di Unit Kerja Penunjang Pelaksana Akademik (UKPPA). Karena itulah maka Standar Mutu UB harus dipenuhi untuk semua layanan, baik yang dilaksanakan di Unit Kerja Pelaksana Akademik (UKPA) ataupun di Unit Kerja Penunjang Pelaksana Akademik (UKPPA), ” paparnya.

Pada dasarnya hakekat audit internal bukan sekedar memenuhi  persyaratan ISO 9001:2008, atau akreditasi BAN PT, tetapi lebih dalam adalah menemukan sendiri kelemahan dan kekurangan diri agar mampu lebih baik dari hari kemarin. (dse)