19 Tim FTP Meriahkan Young Scientist International Seminar and Expo 2019

Pengumuman Pengambilan Transkrip Periode XI 2018/2019
Juni 25, 2019
I-HEALINK, Alat Sakti Pencipta Minuman Herbal Instant ala FTP
Juni 27, 2019

19 Tim FTP Meriahkan Young Scientist International Seminar and Expo 2019

Kesembilan belas tim PKM FTP meriahkan event Young Scientist International Seminar and Expo 2019 persembahan Universitas Brawijaya yang digelar di Lapangan Rektorat UB. Senin – Selasa (24-25/06/2019). Kesembilan belas tim tersebut merupakan kelompok “Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)” yang dinyatakan lolos pendanaan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk tahun 2019.

Pada 2019 ini, FTP berhasil meloloskan 2 proposal PKM bidang Kewirausahaan (PKM-K), 6 proposal PKM bidang Karya Cipta (PKM-KC), 2 proposal PKM bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M), 5 proposal PKM bidang Penelitian Eksakta (PKM-PE) serta 4 proposal PKM bidang Teknologi (PKM-T).

Kedua proposal PKM-M tersebut adalah “CIRCLE-LOG: Creative Learning Baglog – Bisnis Kreatif Baglog Jamur sebagai Inovasi Agriculture Learning dan Gift Product yang Unik dan Prospektif” karya Muhammad Hadyan Rahman dkk serta “VCOM PRO Usaha Pembuatan Video Company Profile YangInovatif, Praktis dan Ekonomis” karya Ilham Risky Rakhmanto dkk.

Adapun keenam proposal PKM-KC yang berhasil lolos pendanaan Kemenristek Dikti adalah “ARFICTION (Artificial Neuron Expirate Detection) Sebagai Alat Penentu Umur Simpan Keripik Tempe dengan Sensor Dielektrik Berbasis Artificial Neurial Network (ANN) guna Mendukung Revolusi Industri 4.0” karya Bagas Rohmatulloh dkk; “AFATAR (Automatic Filling Water from Air): Inovasi Alat Pemanen Air dari Udara Berbasis Thermo Electric Cooler sebagai Solusi Penyediaan Air Bersih pada Bencana Kekeringan” karya Iip Kurnia Octaviorentiwi dkk; “ACTION Automatic Silicon Dioxide Extractor Assisted by Ultrasound Rancang Bangun Ekstraktor Silikon Dioksida (SiO2) dari Limbah Abu Bagasse Pabrik Gula Berbasis Teknologi Sonikasi Guna Mewujudkan Indonesia Zerowaste Industry 2030” karya Inggita Revira dkk; “MERINE (Automatic Edible Film Printing Machine): Rancang Bangun Mesin Pencetak Edible Film Berbasis Automatic Knife Casting dan Nitrogen Cooling Sebagai Solusi Perwujudan Indonesian Green Packaging Revolution” karya Nurul Hidayatul Khoir dkk; “RAPTORS (Rapid Multiple Microbial Detectors) Inovasi Optical Biosensor untuk Deteksi Pathogenic Bacteria dalam Upaya Meningkatkan Global Food Security” karya Ratri Ike Rachmaningtyas Kai dkk; serta “E-GROPLACE (Electromagnetic Growth Plant Accelerator) Inovasi Alat Pemacu Pertumbuhan dan Produktivitas Bawang Merah (Allium Cepa L.) Berbasis MFT (Magnetic Field” karya Wahyu Triyanto dkk.

Sementara kedua proposal PKM bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) yang juga lolos pendanaan adalah “ENERGO (Green Concept Production and Harvesting Energy from Potential Biomass): Pemanfaatan Potensi Sampah Terpadu Berbasis Produksi Biomassa Berkelanjutan Sebagai Upaya Inisiasi Pembangunan Sektor Lingkungan, Ekonomi, dan Edukasi Masyarakat Kampung Pemulung, Desa Tanjungrejo, Malang” karya Laras Putri Zulkarnain dkk serta “ZEWASTO (Zero Waste Multiproducts of Organic and Baglog Waste): Pemanfaatan Limbah Baglog Jamur dan Sampah Organik menjadi Multiproduk Khas Sananrejo Berbasis Zero Waste sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Ekonomi di Desa Sananrejo Kabupaten Malang” karya Umi Fadhilah dkk.

Adapun kelima proposal PKM-PE dari FTP adalah “SYLKY WE (Synthetic Leather from Milky Waste) Fermentasi Limbah Susu sebagai Alternatif Bahan Pembuat Kulit Sintetis” karya Chastita Hikmatun Nisa dkk; “Biodegradasi dan Detoksifikasi Limbah Pewarna Sintetis Azo Menggunakan Biobeads Imobilisasi Konsorsium Bakteri” karya Christina Ekawati Halim dkk; “Anti-Cancervix (Syzygiums Antioxidant to Fight Cervical Cancer): Eksplorasi Aktivitas Antioksidan pada Jamblang (Syzygium cumini) Sebagai Potensi Obat Kanker Serviks Berbasis Pengobatan Tradisional Suku Sasak Pulau Lombok” karya Hairil Fiqri; “Biosorpsi Kromium Heksavalen Secara Kontinu Menggunakan Limbah Teh Amobil Dalam Reaktor Kolom” karya M. Alfian dkk; serta “FLANDAN: Potensi Flavonoid pada Bumbu Andaliman sebagai Antihipertensi” karya Septina Silalahi dkk.

Selain itu FTP juga berhasil meloloskan empat proposal PKM bidang Teknologi (PKM-T) yang terdiri dari “COUNTREE (Coconut Tree Climber): Aplikasi Alat Pemanjat Pohon Kelapa Berbasis Teknologi DESTY (Double Safety) Guna Mengurangi Risiko Kecelakaan Kerja dan Meningkatkan Produktifitas Penyadap Nira Kelapa di UKM Bapak Ekhsan, Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar” karya Fauzan Mahdi dkk; “ULTRONIC: Aplikasi Teknologi Pasteurisasi-Fermentasi Susu Dengan Fuzzy Logic Pada UKM Salfarin Mandiri, Malang” karya Moch Naufal Zuhair A. dkk; “I-HEALINK (Integrated Herbal Instant Drink Machine) Aplikasi Mesin Pembuat Minuman Herbal Instan Berbasis Teknologi I-SPY (Integrated Screw Press and Vacuum Atomizer” karya Murtadha Ali Barkah Santoso dkk serta “ARTHUR (Aerobic Thermal Bioreactor with Temperature-Humidity Control Based on Arduino Uno) Teknologi Tepat Guna Pengolahan Kotoran Padat Kelinci menjadi Pupuk Kompos Guna Pembangunan Berkelanjutan pada Sektor Ekonomi dan Lingkungan bagi Kelompok Ternak Kelinci Akur, Kota Batu” karya Rachmad Wijaya dkk.

Event Young Scientist International Seminar and Expo 2019 merupakan kegiatan tahunan Universitas Brawijaya yang diikuti oleh seluruh kelompok PKM se-UB lolos pendanaan. Untuk tahun anggaran 2019, UB tercatat berhasil meloloskan total 109 tim. Ketua kegiatan yang juga sekaligus Wakil Dekan III FTP bidang Kemahasiswaan, Yusuf Hendrawan, STP. M.App.Life.Sc. Ph.D. menyatakan “Semoga dengan acara semacam ini tujuan saya adalah bisa mengembalikan mahasiswa UB ke fitrahnya sebagai kaum cendekia intelektual yang ilmiah, kritis dan inovatif yang mampu bersaing secara internasional. Semoga UB ke depan semakin maju dengan karya karya inovatif mahasiswanya,” pungkasnya. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian