BEM FTP Peringati Hari Air& Hutan

Dosen TEP Pembicara Workshop Internasional di Cina
Maret 18, 2014
Workshop Kerajinan Acrylic Dharma Wanita FTP
Maret 22, 2014

BEM FTP Peringati Hari Air& Hutan

BjNIOPBCUAA6Tci.jpg largeBadan Eksekutif  Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya  memperingati Hari Air dan Hutan 22 Maret 2014 . Peringatan diramaikan dengan mengajak mahasiswa kampanye peduli lingkungan  dan punguti sampah disekitar budaran tugu Brawijaya depan Fakultas.

Dengan mengusung tema “Satukan Tekat, Selamatkan Hutan untuk Masa Kini dan Masa Depan Karena Setiap Tetesan Air adalah sebuah kehidupan”, peringatan Hari Air dan Hutan 2014 diawali dengan kirab mengelilingi seluruh fakultas dengan membagi-bagikan stiker dan mengambil sampah-sampah yang berserakan di sekitar kampus.

“ Ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan terutama air dan hutan, ” ujar Menteri Sosial Masyarakat (SOSMA) BEM FTP, Dharma Sucipto (TIP 2012) yang memimpin kegiatan tersebut.

Setelah berjalan ke seluruh fakultas dan sebagian lagi mengambil sampah dikolam dan sekitar bundaran tugu UB. Tepat pada pukul 11.00 WIB aksi peduli lingkungan tersebut ditutup. Pesan yang ingin disampaikan yakni sebagai mahasiswa harus menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan mencemari air serta menghemat pemakaian air.

“Selain itu, BEM FTP ingin menanamkan nilai pentingnya menjaga hutan dan air. Karena dengan tetap terjaga hutan mak sumber air pun ada. Tak dapat dipungkiri air merupakan kebutuhan vital  untuk hidup jangan sampai terjadi krisis air di masa akan datang lantaran hutan yang sudah habis,” paparnya,  Jumat (21/4/2014).

Aksi peringatan Hari Bumi ini di gagas kemetrian SOSMA dan Kemetrian Infokom BEM, ikuti puluhan mahasiswa dari tiga JurusanFTP. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan di mana sudah banyak kerusakan yang terjadi di sana-sini. Terutama akibat meluasnya dampak pemanasan global, kebakaran hutan, kabut asap, banjir dan berderet bencana kerap terjadi. Sehingga perlu upaya menjaganya untuk keberlangsungan hidup ke depan. Stop mengeksploitasi sumber daya alam yang berlebihan, apalagi merusaknya

“Semoga ini dapat menjadi langkah kecil namun pasti untuk pelestarian lingkungan khususnya air dan hutan. Tingkat kepedulian kitalah yang dapat mengukur kabar bumi pada hari ini,” pungkasnya.[elr]

Z28 Z29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian