Carbon Bank, Gerakan Mahasiswa Perbaiki Lingkungan Bantaran Sungai

Sosialisasi PKM DIKTI 2015/2016
September 8, 2015
MPM – DPM FTP UB Kunjungi Senat FH Undip
September 24, 2015

Carbon Bank, Gerakan Mahasiswa Perbaiki Lingkungan Bantaran Sungai

carbon_1Pemanasan global kini tidak lagi menjadi hal tabu bagi masyarakat. Bahkan dataran tinggi seperti Malang pun tidak lagi bersuhu rendah. Sebagai kota wisata, Malang yang dulu dikenal sebagai kota dingin kini makin dipenuhi aspek penyokong kemajuan. Mulai daerah pegunungan hingga pantai telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Termasuk daerah bantaran sungai yang seharusnya mendapat perlakuan khusus sesuai undang-undang pun dijadikan lahan bangunan.  Semakin ironis, ketika kita saksikan sebuah apartemen kelas elite berdiri tegak di bantaran sungai brantas. Banyak pendukung, tapi tidak sedikit pula yang menghujat proyek besar seperti ini. Ini hanya contoh kecil dari tindakan manusia dalam penyalahgunaan fungsi bantaran

carbon_3Dwi Novanda Sari (TIP 2013), salah satu mahasiswi dari FTP Universitas Brawijaya yang tergerak untuk memperbaiki Lingkungan di Bantaran Sungai Brantas. Dia bersama Dharma Sucipto (TIP 2012), Safda Rima (TEP 2012), Sultan Alfatir (THP 2013) dan Wiwit Mariyana (THP 2013) dibawah bimbingan Dr.Ir. Alexander Tunggul Sutan Haji, MT  menggagas sebuah program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat “CARBON BANK” sebuah gagasan terbaik dalam mengelola dan mengangkat kembali fungsi dari bantaran sungai. Program Carbon Bank ini mengedepankan prinsip 3E (Edukasi, Ekologi dan Ekonomi). Untuk mencapai program tersebut tim Carbon Bank memancing semangat masyarakat dengan membagikan bibit untuk program pengenalan awal. Bibit yang dipersiapkan untuk dibagikan ke masyarakat adalah sengon laut, melinjo, sirih merah, sirih hijau, daun salam, rosella, jeruk purut, terong, cabe, kunyit, kencur, laos dan jahe.

carbon_2“Dulu bantaran sungainya hanya dibuat pembuangan sampah dan belum dimanfaatkan, malahan banyak untuk bangunan. Alhamdulillah setelah mbak Vanda dan tim nya ke sini, sekarang kami punya kebun di bantaran, ada juga tambahan penghasilan dari penjualan hasil tanaman di CARBON BANK. Pak Kades juga rencananya mau menjalankan program ini ke wilayah RT yang lain” jelas Bu Susi, salah satu warga yang turut berpartisipasi dalam program.

Lokasi pengabdian masyarakat ini adalah di Jalan Bunga Kumis Kucing RT. 04 RW.02 Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Daerah tersebut merupakan daerah aliran sungai brantas terletak 700 meter dari Universitas Brawijaya Malang. Lahan yang digunakan sebagai untuk program ini adalah 10×15 meter. Masyarakat di daerah tersebut belum seluruhnya sadar akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Masyarakat Sasaran CARBON BANK merupakan warga RT. 04 RW.07 yang terdiri dari 70 kepala keluarga serta karang taruna  di daerah tersebut sejumlah 37 orang. Sejauh ini kegiatan lebih difokuskan pada ibu-ibu PKK agar mampu mengelolah bantaran sungai secara tepat  dan menggembalikan fungsi bantaran menjadi ekologi, edukasi dan ekonomi, serta melanjutkan kegiatan secara berkesinambungan.

carbon_4“Sebagai mahasiswa, kami memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar.  Melalui Carbon Bank, kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai penggerak perbaikan Lingkungan. Menghidupkan lagi semangat masyarakat untuk melakukan Satu Jiwa Satu Pohon atau SAJISAPO. Selanjutnya program ini bisa kami arahkan menuju aspek Ekonomi dan Edukasi. Impian saya agar program ini bisa menjadi percontohan untuk seluruh Desa di Kota Malang” tutur Dwi Novanda,

Melihat manfaat dari program ini dan potensi keberlanjutan yang bagus, maka tak heran jika CARBON BANK dinyatakan Lolos  menuju PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) ke 28 di Kendari tahun 2015. Semoga dengan hadirnya  mahasiswa-mahasiswa peduli lingkungan seperti mereka, maka akan mengingatkan kita semua akan pentingnya fungsi lingkungan khususnya bantaran sungai hingga makin banyak orang terinspirasi demi Indonesia yang lebih baik. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian