Daun Kersen sebagai Obat Kanker Serviks

Mahasiswa FTP Sulap Limbah Minyak Jadi Pewarna Alami
Juni 4, 2015
Mahasiswa THP Teliti Enzim pada Oncom dan Tempe sebagai Terapi Penyakit Trombosis
Juni 7, 2015

Daun Kersen sebagai Obat Kanker Serviks

Serbuk daun kersenTanaman kersen (Muntingia calabura L.) yang lebih dikenal masyarakat sebagai pohon keres atau talok ternyata mempunyai potensi sebagai tanaman obat. Daun tanaman tersebut mengandung antioksidan jenis flavonoid yang dapat menghambat sel kanker serviks.

Lima mahasiswi universitas Brawijaya Indah Nur Fikarani (THP 2011), Ratih Anggraini (THP 2011), Fitri Purnamasari (THP 2011), Ivanema (THP 2012) dan Maya Puspito Ningrum (THP 2013) dibawah bimbingan Dr. Erryana Martati STP. MP. dan Nur Ida Panca N., STP. MP. melakukan penelitian terhadap kandungan senyawa yang terdapat dalam daun kersen. Mereka menggabungkan metode ekstraksi modern yaitu menggunakan gelombang mikro yang lebih efisien dalam mengekstrak senyawa bioaktif.

Ekstraksi menggunakan gelombang mikro memiliki kelebihan, diantaranya adalah waktu ekstraksi yang singkat dan suhu ekstraksi yang rendah sehingga menghasilkan ekstrak yang dapat dipertahankan kandungan senyawa biaktifnya.

“Ekstraksi menggunakan gelombang mikro, hanya memerlukan waktu dalam hitungan menit, sedangkan bila menggunakan ekstraksi metode lain, biasanya memerlukan waktu yang lebih lama, selain itu panas yang dihasilkan gelombang mikro cukup rendah sehingga senyawa bioaktif dari daun kersen dapat dipertahankan” jelas Indah selaku ketua team penelitian

Mereka melakukan ekstraksi dengan berbagai variasi waktu dan rasio pelarut, berdasarkan penelitian mereka hasil yang optimal diperoleh dari lama waktu ekstraksi selama 12 menit dengan 2 gram bahan didalam 90 ml pelarut akuades dengan daya 80 watt.

“ Kami sengaja memilih pelarut aquades, karena selain bersifat aman jika dikonsumsi, pelarut ini juga sesuai jika digunakan pada metode ekstraksi gelombang mikro. Dan ekstraksi gelombang mikro ini juga bisa diterapkan oleh masyarakat umum, karena proses ekstraksi yang sederhana yaitu hanya dengan menggunakan oven microwave “ ungkapnya

JpegHasil ekstrak tersebut kemudian diujikan pada sel kanker serviks yang biasa disebut sel HeLa secara in vitro, dan terbukti bahwa ekstrak daun kersen metode gelombang mikro mampu menghambat pertumbuhan sel kanker serviks. Namun demikian penelitian ini masih merupakan penelitian awal, dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar dapat diketahui efek dan potensi ekstrak daun kersen metode gelombang mikro dalam menghambat penyakit kanker serviks pada manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian