TUSTEL Gagas Diklat Photo Produk

PS Keteknikan Pertanian Jelang Sertifikasi InternasionalAUN QA
Maret 7, 2014
Asyiknya Ngaji Bareng di Karomah FTP
Maret 14, 2014

TUSTEL Gagas Diklat Photo Produk

_MG_7147Lembaga Kreativitas Mahasiswa (LKM) pecinta fotografi “Komunitas TUSTEL” Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) menyelenggarakan Diklat Foto Produk di hall Gedung F lantai 1 FTP UB Rabu (05/03) pukul 10.30 WIB dengan pemateri  Imam Syatibi, STP. Menurut Cikal Marhaen (TIP 2011) ketua penyelenggara sekaligus  ketua TUSTEL, Diklat Foto Produk ini merupakan diklat lanjutan bagi anggota baru TUSTEL setelah Diklat Dasar Fotografi pada Januari lalu. “Diklat ini merupakan rangkaian agenda yang wajib diikuti bagi anggota baru TUSTEL generasi ke- 12.Sebelumnya kami juga menggelar Diklat Dasar yang membahas tentang dasar-dasar teknik fotografi secara umum seperti triangle exposure,” ujarnya. Pada sesi pemaparan teori teknik foto produk, pemateri  yang juga alumnus FTP menjelaskan bahwa foto produk yang baik harus menggambarkan karakter produk dengan jelas dan fungsional. Fungsional berarti foto tersebut harus mampu menarik perhatian sekaligus memberi penjelasan produk pada publik melalui foto. Dikatakan Imam, untuk memulai menghasilkan sebuah foto produk, diperlukan beberapa langkah. Yang pertama adalah Understand Your Subject, kenali dan ketahui objek foto dan keinginan klien. Untuk itu pelajari subjek secara jelas dan detil.  Buatlah daftar pertimbangan seperti kelebihan apa yang ingin ditampilkan? Mengapa publik harus memiliki produk ini? Kemudian baru membuat sketsa atau rencana foto. Langkah selanjutnya adalah Plan Your Shoot. Atur meja display serta segala peralatan penunjang yang dibutuhkan. “Jangan lupakan juga lighting, sebab pencahayaan juga faktor penting untuk mendapatkan hasil  foto yang baik. Jika produk adalah makanan, jangan abaikan Food Styling,” jelasnya didepan sekitar 50 orang peserta. Mantan ketua Umum TUSTEL ini kemudian memaparkan langkah ketiga tentang Set Up the Stage. Yakni teknis mengatur posisi dan style hidangan, serta peralatan yang diperlukan. Setelah semua ready, atur kamera dan semua peralatan teknis. Selanjutnya Start Shooting. Mulai potret dari berbagai angle, analisa hasilnya lalu post proses serta edit jika diperlukan,”pungkas penggiat fotografi di Malang ini. (dse editing by elr) Z33

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian