Diskusi Kurikulum THP FTP bersama Kepala BPOM RI

Yudisium January 2015
Februari 2, 2015
Mahasiswa FTP Gagas Gerakan Desa Mandiri Energi
Februari 18, 2015

Diskusi Kurikulum THP FTP bersama Kepala BPOM RI

Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Hasil Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB)menyelenggarakan diskusi kurikulum bersama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) Dr. Roy Alexander Sparringa, M.App. Sc. di Ruang Sidang FTP lantai 8, Jumat (13/02/2015) mulai pukul 13.30 WIB.

Dalam sambutannya ketika membuka acara, Dekan Dr. Ir. Sudarminto Setyo Yuwono, M.App.Sc. menyampaikan, “Di FTP saat ini terdapat tiga jurusan yaitu Teknologi Hasil Pertanian (THP), Keteknikan Pertanian (TEP) dan Teknologi Industri Pertanian (TIP). THP alhamdulilah sudah terakreditasi internasional dari Institute of Food Technologists (IFT) Amerika Serikat. THP memiliki dua Program Studi S1; Ilmu dan Teknologi Pangan serta Bioteknologi dan Program Studi S2 Teknologi Hasil Pertanian. Jika FTP memiliki motto Do The Best Towards Perfection, maka FTP mengusung visi menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi dan sumberdaya manusia yang berkualitas dan dinamis untuk menunjang industri dan wirausaha pangan dalam persaingan global. Untuk memuwujudkan visi tersebut tentu harus didukung oleh kurikulum yang sesuai sehingga perlu banyak masukan dan saran dalam penyusunannya, “papar Dr. Sudarminto.

Sementara itu Dr. Roy Alexander Sparringa, M.App. Sc. menyampaikan bahwa sebaiknya penyusunan kurikulum hendaknya mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan memenuhi tiga aspek; knowledge,  kebutuhan kerja dan skill managerial. “Dalam penyusunan kurikulum perlu dipikirkan bagaimana bekal mahasiswa setelah lulus dan terjun ke masyarakat. Bagaimana capaian pembelajaran (learning outcomes) mereka? Seyogyanya kurikulum kita mampu memberi knowledge termasuk pengetahuan, pemahaman, dan ranah kompetensi. Jangan lupa tentang kebutuhan di dunia kerja atau keterampilan yang menunjang dan skill manajerial. Mungkin dalam perkuliahan sesekali perlu mendatangkan dosen tamu yang memang dibutuhkan. Manfaatkan jaringan dan alumni sebab banyak lulusan THP FTP yang sukses diberbagai bidang. Terakhir yang tak kalah penting adalah mindset. Keberhasilan seseorang ditentukan mindset. Sedari dini mari kita pupuk daya juang, ketangguhan dan survive. Segala sesuatu tidak bisa langsung instant, tanamkan untuk memulai dari yang sederhana ke akar masalah,” demikian dijelaskan Dr. Roy.

Secara terpisah Ketua Jurusan THP FTP, Dr. Agustin Krisna Wardani, STP. M.Si., menyampaikan bahwa sharing ini bertujuan untuk mendapat masukan dari pakar agar penyusunan kurikulum semakin tepat sesuai standar IFT dan KKNI.  “Sengaja kami undang para pakar dan praktisi agar lulusan THP FTP makin kompeten. Sebelumnya kami pernah sharing dengan praktisi dari dunia industri, kali ini dengan instansi pemerintah yang juga berkaitan dengan ranah keilmuan keilmuan THP FTP. Harapannya semoga masukan Direktur BPOM RI ini dapat menjawab apa apa yang dibutuhkan pemerintah, perindustrian dan sekaligus keamanan pangan nasional,” jelasnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut Direktur Standarisasi Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen BPOM RI, Drs. Hary Wahyu T., Apt., Kepala Balai Besar POM Surabaya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si. Apt. MPPM., Ketua Program Studi S2 THP FTP, Dr.Ir. Joni Kusnadi,M.Si., Ketua Laboratorium Pengolahan dan Rekayasa Proses Pangan dan Hasil Pertanian yang juga Ketua Penyelenggara UB Kampus IV (UB Kediri), Profesor, Dr. Ir. Harijono, M.App.Sc., Ketua Laboratorium Nutrisi Pangan dan Hasil Pertanian, Dr. Ir. Dr. Ir. Tri Dewanti W.,M.Kes., Ketua Laboratorium Mikrobiologi Pangan dan Hasil Pertanian, Dr. Ir. Aji Sutrisno, M.Sc. beserta para dosen dilingkungan THP. [dse]

[metaslider id=7870]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian