Dosen FTP Ajarkan Penghuni Panti Al Qolbi Membuat Kertas Seni

Kuliah Tamu Tentang Pengolahan Limbah Abu Oleh Tomoo Sekito
September 30, 2019
Jadwal Ujian Tengah Semester Ganjil 2019/2020
September 30, 2019

Dosen FTP Ajarkan Penghuni Panti Al Qolbi Membuat Kertas Seni

Kertas bekas, limbah pelepah pisang, rumput gajah dan sabut pinang yang semula tidak bernilai, dapat disulap oleh tim pengabdian masyarakat Dosen Jurusan Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya menjadi kertas seni yang memiliki nilai jual yang tinggi.
Tim pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Nur Lailatul Rahmah, S.Si., M.Si dengan anggota Ika Atsari Dewi, STP, MP; Azimmatul Ihwah, S.Pd, M.Sc. dan Hendrix Yulis S., STP, M.Si., PhD beserta mahasiswa FTP pada tanggal 1 September 2019 telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK KERTAS SENI BERBAHAN DASAR KERTAS BEKAS DAN SERAT TANAMAN di Panti Asuhan Yayasan Taqwa Al-Qolbi, Tlogomas Malang.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 19 anak yatim dan duafa dari berbagai usia. Kegiatan ini meliputi penyerahan alat, pretest, pemberian modul, pemaparan materi terkait kertas seni oleh dosen dan mahasiswa, pelatihan pembuatan kertas seni, postest, dan pengisian kuisioner.

Pelatihan pembuatan kertas seni membutuhkan bahan serat primer yang mudah didapatkan seperti pelepah pisang, rumput gajah dan limbah sabut buah pinang. Proses pembuatan kertas seni tergolong mudah. Proses pembuatan kertas seni dimulai dengan mengeringkan dan memotong bahan (kertas bekas dan serat tanaman), merebus, dan menghancurkan bahan dengan blender hingga menjadi bubur serat (pulp). Pulp kemudian dicetak menggunakan rakel dan dikeringkan di bawah sinar matahari. Kertas seni siap digunakan untuk berbagai produk, seperti kertas undangan, kotak tissue atau paper bag sesuai kreativitas.

Kegiatan ini meliputi pemaparan materi terkait kertas seni dan praktik pelatihan pembuatan kertas seni. Untuk mendukung keberlanjutan kegiatan ini, terdapat penyerahan alat prasarana produksi kertas seni kepada yayasan dan pembagian modul materi kepada peserta. Sebelum dan setelah pelatihan peserta diminta mengisi lembar pretest dan postest agar diketahui penerimaan materi oleh peserta, serta pengisian kuesioner untuk mengetahui kepuasan peserta terhadap kegiatan pelatihan. (dse)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian