Dosen FTP Bina UKM Mie Ayam

Dosen FTP Ajari KWT Batu Olah Jamur Tiram
November 2, 2019
Simak Keseruan Penampilan Dari Kunto Aji di Flotus Fest 2019
November 3, 2019

Dosen FTP Bina UKM Mie Ayam

Kota Malang sangat terkenal dengan kulinernya yang khas, dengan jenis yang banyak. Selain bakso yang sangat terkenal, kuliner mie ayam juga banyak dijumpai di kota Malang. Salah satu usaha kuliner yang banyak ditemui adalah kuliner berbahan dasar mie atau bakmi, seperti usaha kuliner mie ayam. Terdapat setidaknya 2,5 juta pedagang mie ayam dan bakso di Indonesia, dengan 70% merupakan gerobak keliling, 10% berbentuk rumah makan atau restoran, dan 20% mangkal. Bahan utama dalam penyajian mie ayam adalah mie segar yang tahapan pembuatannya paling sederhana diantara jenis mie lainnya.

Mitra Mie Ayam dan Bakso Solo “Cak Dop” adalah usaha berupa warung kuliner dengan pemilik
Bapak Dhofir. Usaha yang beralamatkan di Jl. A. Yani Utara, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ini dimulai di tahun 2012. Usaha mie ayam tersebut memiliki permsalahan yaitu kondisi mesin pemotong dan penggiling mie yang sudah berkarat, sehingga menghambat proses pembuatan mie.
Karenanya, tim dosen Universitas Brawijaya yang diketuai oleh Dr. Panji Deoranto, S.TP.M.P. dengan anggota Rizky L. R. Silalahi, S.TP.M.Sc., Made Cintiayanthi, ST., Tirsania Lindia Putri, ST., dan Garinasita Wulan Haqi, ST. pun melakukan serangkaian kegiatan pendampingan diantaranya adalah :

  1. Pembelian dan penggunaan mesin pembuat mie baru.
  2. Pelatihan pengoperasian alat dilakukan oleh tim pengusul kepada mitra untuk
    memastikan alat dapat digunakan dan dioperasikan dengan optimal, serta
    memecahkan masalah yang dihadapi oleh mitra.
  3. Pendampingan akan dilakukan oleh tim dengan secara berkala mengunjungi tempat
    usaha Mie Ayam dan Bakso Solo “Cak Dop”.
  4. Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan melakukan pengukuran capaian luaran yang telah ditetapkan sebelumnya secara berkala dan berkelanjutan.

Melalui pembaruan alat pembuat mie ini akan dapat meningkatkan produktivitas mie
dan efisiensi waktu produksi mie menjadi lebih cepat. Selian itu, pembaruan alat ini
juga akan meningkatkan higienitias mie yang dihasilkan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian