Dosen FTP Sulap Legen jadi Permen Jelly di Tuban

Program Pengembangan Karir⁣⁣ Danone MT STAR⁣⁣
Oktober 26, 2019
Aksi Pangan Oleh Mahasiswa FTP UB Sebagai Perwujudan “Zero Hunger”
Oktober 27, 2019

Dosen FTP Sulap Legen jadi Permen Jelly di Tuban

Program Doktor Mengabdi (DM) merupakan salah satu kegiatan yang diadakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Brawijaya (UB) dan dilakukan oleh tim dosen UB untuk melaksanakan Tri Dharrma Perguruan Tinggi. Tim yang diketuai oleh Dr. Widya Dwi Rukmi Putri, STP., MP. (FTP), dengan anggota yang terdiri dari Dr. Wuryan Andayani, SE.,Ak., M.Si. (FEB), Dr. Ir. Sandra Malin Sutan, MP. (FTP), dan Andan Linggar Rucitra, STP., MP. (FTP), serta sejumlah mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan berkolaborasi melaksanakan program Doktor Mengabdi tahun 2019 di salah satu desa yang terletak di Desa Tegalagung Kecamatan Semanding kabupaten Tuban.

Kecamatan semanding merupakan salah satu kecamatan penghasil nira siwalan atau biasa dikenal dengan sebutan legen di Kabupaten Tuban. Kegiatan yang sudah berjalan sejak bulan Mei 2019, berfokus pada para pengrajin/petani legen. Mengingat bahwa legen dan buah siwalan merupakan oleh-oleh khas Tuban, serta sebagian besar penduduk setempat bermata pencaharian sebagai petani siwalan, maka perlu dilakukan pemberdayaan kepada para petani siwalan tersebut untuk meningkatkan perekonomian mereka. Seperti yang diketahui, bahwa ketika musim penghujan produksi legen menurun dan kualitasnya tidak sama dengan produksi ketika musim kemarau, hal ini berdampak pada pendapatan mereka yang ikut menurun. Maka dari itu, perlu adanya pengolahan legen menjadi produk olahan supaya ketika musim penghujan para petani tersebut tetap berpenghasilan.

Dari serangkaian kegiatan Doktor Mengabdi tahun 2019 di Kabupaten Tuban, salah satunya adalah kegiatan pelatihan yang dilakukan pada hari Minggu (20 Oktober 2019) yang bertempat di Kantor Desa Tegalagung Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Pelatihan yang mengusung konsep pemberdayaan ekonomi para petani siwalan ini terdiri dari pelatihan pengolahan legen dan juga pelatihan kerajinan decoupage dan suspeso. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan para istri petani siwalan, supaya mereka memiliki keterampilan baik di bidang pengolahan maupun kerajinan. Dalam kegiatan ini pula dilakukan serah terima alat berupa cup sealer dan oven untuk mendukung kegiatan pengolahan legen selanjutnya.

Pelatihan pertama adalah pelatihan pengolahan legen menjadi legen dalam kemasan cup dan juga permen jelly legen. Pada pelatihan ini, para masyarakat diberi tutorial untuk pengemasan legen dalam kemasan cup dengan menggunakan mesin cup sealer. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat supaya ke depannya, ketika ada kegiatan desa maupun lainnya bisa menggunakan minuman legen dalam cup sebagai salah satu produk yang disajikan serta sebagai branding dari desa tersebut. Selain itu, adanya pengolahan legen menjadi permen jelly legen merupakan salah satu terobosan baru diversifikasi produk olahan legen. Selain itu, hal ini juga untuk mengatasi permasalahan legen yang produksinya menurun ketika musim penghujan. Dengan begitu, apabila diolah menjadi permen jelly maka akan memanfaatkan produksi legen yang berlimpah ketika musim kemarau.

Pelatihan kedua adalah pelatihan terkait kerajinan decoupage dan suspeso, dalam pelatihan ini, masyarakat diajarkan bagaimana cara menghias dompet polos dihias dengan pola-pola yang sudah ada. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong para masyarakat khususnya ibu-ibu supaya memiliki keahlian khusus terutama di bidang kerajinan. Apabila mereka memiliki keahlian di bidang keterampilan, terutama decoupage dan suspeso maka dapat dikembangkan lebih jauh misalnya dengan mengangkat komoditas-komoditas unggulan di Kabupaten Tuban, sehingga produk ini bisa menjadi cenderamata bagi para wisatawan yang berkunjung di Tuban selain dari legen dan siwalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian