Dosen TEP Keynote Speaker pada Konferensi Membran Internasional

YUDISIUM 27 OKTOBER 2014
Oktober 28, 2014
HIMATETA MILK ACADEMY 2014
November 1, 2014

Dosen TEP Keynote Speaker pada Konferensi Membran Internasional

SAMSUNGDosen program studi Teknik Bioproses Jurusan Teknik Pertanian (TBP TEP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB), Dr. Yusuf Wibisono, STP. M.Sc. diundang menjadi keynote speaker pada konferensi internasional “Conference of Membrane Technology for Desalination (MTFD 2014): Clean Water and Energy Efficiency” yang diselenggarakan, Rabu-Kamis (29-30/10), di Jakarta.

Dr. Yusuf Wibisono, STP, M.Sc., mempresentasikan pentingnya teknologi membran pada penyediaan air minum dan pengolahan air limbah untuk industri. Dalam pemaparannya Dr. Yusuf menjelaskan meski penerapan teknologi membran seperti fouling masih menjadi masalah utama, namun penggunaan teknologi membran untuk pengolahan air lebih efisien dibandingkan secara konvensional,  Biofouling yang menjadi isu pokok dalam teknologi nanofiltrasi dan reverse osmosis, serta penggunaan larutan kimia untuk pembersihan modul membran terbukti tidak efektif. Dengan demikian proses pembersihan modul membran yang menggunakan perlakuan fisik dengan optimasi teknologi aliran 2-fasa potensial untuk diterapkan.

Konferensi MTFD 2014 ini sendiri diikuti oleh kalangan akademisi, peneliti maupun praktisi di dunia bisnis dan industri pengolahan air, seperti produsen membran dari Korea Selatan, “CSM/Toray Chemical Korea”. Kegiatan ini diselenggarakan sesuai dengan Agenda Riset Nasional (ARN) periode 2015-2019 yang telah disusun pada 6 Mei 2014. Dalam penyusunan ARN, program riset IPTEK melibatkan instansi terkait seperti Dewan Riset Nasional (DRN), pejabat terkait di lingkungan Kementerian Ristek dan BPPT. Dalam Prioritas Riset Nasional akan difokuskan pada 3 fokus penelitian yaitu Food, Energy dan Water (FEW). Khusus untuk Water, akan ditujukan untuk melakukan riset terkait pengelolaan air bersih, ketersediaan air  dan pengendalian air. Hal ini penting karena ketersediaan air bersih sangat berkaitan dengan kualitas hidup suatu masyarakat, terutama di perkotaan. (yusuf/dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian