Dosen THP FTP Ajari UKM Batu

Mahasiswa FTP Ciptakan Inovasi Prediksi Jamur Sawit
September 27, 2020
PEMBEKALAN PKL TAHUN 2020
Oktober 7, 2020

Dosen THP FTP Ajari UKM Batu

Tim dosen jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Pertanian (UB) bantu kembangkan CV Bagus Agriseta Mandiri – Batu dengan sederet pelatihan yang digelar secara online. Berbagai pelatihan tersebut adalah produksi pastry dan pie yang dibimbing oleh Wenny Bekti Sunarharum, STP. M.Food.St.,PhD, bersama Chef Hendro, supervisor Food Production and Training Centre (FPTC – THP), pengolahan teh kulit apel bersama Dr. Erryana Martati, STP. MP, pengemasan produk oleh Dego Yusa Ali, STP. MSc serta pemasaran dengan marketplace online oleh Nur Istianah, ST. MT. M.Eng.

Syamsul Huda, selaku pemilik CV Bagus Agriseta Mandiri menanggapi,”Alhamdulillah terimakasih untuk segenap tim dosen dari FTP UB. Kami sendiri sebenarnya sudah lama memproduksi aneka oleh oleh khas kota kami seperti sari apel, keripik buah, bakpia maupun dodol buah. Produk kami ini biasanya kami pasarkan di gerai kami di JL. Kopral Kasdi Batu ataupun di toko oleh oleh di Batu. Namun berkat pelatihan dari FTP UB ini , kedepan kami dapat merangkul pasar yang lebih luas dengan memanfaatkan marketplace online. Apalagi saat ini tengah terjadi pandemi yang lumayan berdampak pada penjualan. Marketplace online merupakan salah satu solusi yang cerdas untuk mengatasinya. Selain itu tak hanya pemasaran, kami juga berterima kasih dengan adanya pelatihan pembuatan pie dan pastry berbahan buah sehingga dapat menambah varian produk kami. Alhamdulillah rasanya enak dengan bahan yang mudah didapat dan teknik pembuatan yang relatif gampang. Sekali lagi terimakasih untuk tim dosen FTP,” jelasnya.

Sementara itu Wenny Bekti, koordinator kegiatan mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan  untuk mendiseminasikan hasil riset serta karya inovasi FTP dalam rangka membantu permasalahan dan pengembangan UMKM berbasis pangan dan agroindustri sehingga hasil penelitian diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah kalau kegiatan ini bermanfaat. Kami memang sengaja mengajarkan paket lengkap, mulai dari membuat, mengemas, hingga memasarkan. Harapannya, riset kami tidak sekedar menjadi bahan pustaka tetapi juga dapat diimplentasikan bagi masyarakat luas. Kami juga sengaja mengangkat bahan lokal guna menaikkan nilai jualnya sekaligus mengedukasi bahwa penganan modern pun dapat dibuat menarik, lezat dan bervalue meski menggunakan komoditas setempat,” pungkasnya. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian