Dosen THP Turut Susun Program BLK Singosari Malang

Usung Maczone, Tim FTP UB Raih Bronze Medal di Malaysia Tecnology Expo 2019
Februari 27, 2019
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Ikuti Geliat ARJUNA
Maret 1, 2019

Dosen THP Turut Susun Program BLK Singosari Malang

Kenaikan jumlah pencari kerja yang tidak diimbangi dengan jumlah penyedia kerja menjadikan pemerintah mencanangkan program penambahan skill masyarakat yang masuk dalam kategori produktif untuk memperoleh tambahan kompetensi diri melalui program yang dicanangkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Jawa Timur, yang kemudian dijalankan oleh Balai Latihan Kerja yang ada di berbagai wilayah Jawa Timur, salah satunya adalah BLK Wonojati Singosari Malang.

BLK Wonojati bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Malang dan berbagai industri di Jawa Timur, UMKM di Kabupaten Malang, serta akademisi di Kabupaten Malang mengadakan kegiatan Workshop Penyusunan Program BLK di Wonojati. Workshop ini bertujuan untuk menjaring informasi kebutuhan kompetensi pekerja yang dibutuhkan oleh industri, terutama di bidang pertanian, peternakan, serta perhotelan yang menjadi ruang lingkup pelatihan di BLK Wonojati. Kegiatan ini dihadiri 80 orang peserta yang terdiri dari pengusaha, HRD berbagai industri di Jawa Timur, Akademisi di Jawa Timur, serta pelaku UMKM di Kabupaten Malang. Acara dimulai dengan paparan program kerja SKPD Kabupaten Malang untuk peningkatan SDM, dilanjutkan dengan pengenalan paradigm baru Bakorwil Malang oleh Kepala Bakorwil Malang, dan diakhiri dengan sharing sinergitas program pelatihan kerja dengan kebutuhan pasar kerja yang disampaikan oleh Site HR Leader PT. DuPont Indonesia. Universitas Brawijaya yang diwakili oleh Jurusan Teknologi Hasil Pertanian mengirimkan salah satu dosennya, Vivien Fathuroya, ST., MT untuk menghadiri kegiatan tersebut untuk memberikan masukan terhadap program kerja yang sudah dijalankan oleh BLK, terutama di bidang Kejuruan Processing (Teknologi Hasil Pertanian). Harapannya, Jurusan Teknologi Hasil Pertanian nantinya mampu membantu menyediakan tenaga assessor uji kompetensi yang meliputi praktek pengolahan pangan yang baik (GMP), Sanitasi peralatan produksi pangan, serta membantu training pelatihan peserta terutama untuk pengolahan aneka keripik, minuman segar dan instan, pengolahan roti, pengolahan produk turunan susu, ikan, daging, serta jasa catering. Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan MOU antara BLK Wonojati dengan dua perusahaan, salah satunya yaitu Indomarco Prismatama. Workshop lanjutan nantinya juga akan diadakan untuk membahas lebih dalam mengenai sertifikasi kompetensi di bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan, dan Perhotelan. (dse)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian