HIMATETA EVENT : WORKSHOP ROBOTIC & BIOGAS

DPM Gelar PEMILWA FTP 2013
November 15, 2013
NILAI UTS SEMESTER GANJIL 2013/2014
November 20, 2013

HIMATETA EVENT : WORKSHOP ROBOTIC & BIOGAS

IMG_5352Bertempat di Aula FTP lantai 2, Himpunan Mahasiswa Ketenikan Pertanian (Himateta) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) mengadakan Workshop dan Talkshow bertema “ROBOTIC & BIOGAS”, Kamis, (14/11)siang.

Menurut ketua panitia, Aryo Wicaksono, mahasiswa Keteknikan Pertanian dari prodi Teknik Sumberdaya Alam dan Lingkungan angkatan 2010, acara ini merupakan rangkaian dari perhelatan ulang tahun HIMATETA KE 15 yang berulang tahun setiap 15 November.

Acara yang diikuti oleh sekitar 300 peserta dari kalangan civitas akademika se UB dan mahasiswa Keteknikan Pertanian FTP dari berbagai angkatan dan prodi ini dimulai tepat pukul 08.00 pagi dan dibuka oleh sekretaris jurusan Yusuf Hendrawan, STP., M.App. Live Sc., Ph. D. yang dalam sambutannya mengatakan harapannya semoga generasi muda TEP dapat menjadi trend setter dibidang agicultural robotic maupun dibidang energy terbarukan.

Dibagi menjadi dua sesi, pada bagian pertama, adalah workshop tentang Robotika Pertanian. Dengan menghadirkan pembicara Marsudi Yuwono, praktisi robotic yang juga merupakan ketua JNN Malang, suatu unit usaha dibidang robotic yang juga melayani konsultasi dan pelatihan serta dimoderatori Leiditya Naristi, mahasiswa Teknik Bioproses angkatan 2011.

Dikatakan Pak Yu, demikian beliau biasa disapa, bahwa kedepannya peran robotic akan sangat dibutuhkan di sector industry karena makin mahalnya SDM dan makin berkembangnya teknologi dan inovasi. Dan untuk Agricultural Robotic, mahasiswa TEP akan sangat beruntung karena telah memiliki dasar ilmu pertanian maupun fisika, elektro dan perancangan sekaligus sehingga makin memudahkan merancang maupun mengembangkan inovasi robotic.

Sementara pada sesi kedua menghadirkan pembicara Khoirul Huda dari KUD Jabung yang mempresentasikan tentang BIOGAS.
Menurut beliau, karena makin berkurangnya sumber energy sementara kebutuhan justru makin meningkat, maka BIOGAS mutlak dibutuhkan.
Biogas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobic sangat populer digunakan untuk mengolah limbah biodegradable karena bahan bakar dapat dihasilkan sambil menghapus dan sekaligus mengurangi volume limbah buangan Metana dalam biogas, bila terbakar akan relatif lebih bersih daripada batu bara, dan menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi karbon dioksida yang lebih sedikit.

Pemanfaatan biogas memegang peranan penting dalam manajemen limbah karena metana merupakan gas rumah kaca yang lebih berbahaya dalampemanasan global bila dibandingkan dengan karbon dioksida. Karbon dalam biogas merupakan karbon yang diambil dari atmosfer oleh fotosintesis tanaman, sehingga bila dilepaskan lagi ke atmosfer tidak akan menambah jumlah karbon di atmosfer bila dibandingkan dengan pembakaran bahan bakar
fosil.

Saat ini, banyak negara maju meningkatkan penggunaan biogas yang dihasilkan baik dari limbah cair maupun limbah padat atau yang dihasilkan dari sistem pengolahan biologi mekanis pada tempat pengolahan limbah.(dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian