Pelatihan Auditor Internal Mutu FTP

Biocyrus, Bahan Baku Bioetanol dari Rumput Teki
Juni 22, 2014
Jam Kerja Selama Bulan Suci Ramadhan 1435 H.
Juni 27, 2014

Pelatihan Auditor Internal Mutu FTP

gjm_ftpGugus Jaminan Mutu Fakultas Teknologi Pertanian (GJM FTP) menyelenggarakan Pelatihan Auditor Internal Mutu di Aula FTP lantai 2. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari pada 25-27 Juni 2014  ini diikuti 15 orang dosen yang terdiri dari anggota GJM FTP serta ketua dan sekretaris Unit Jaminan Mutu (UJM) masing masing jurusan di FTP.

Tim  Pusat Jaminan Mutu Universitas Brawijaya (PJM UB) yang menjadi pemateri dan fasilitator dalam kegiatan tersebut adalah Amin Setyo Laksono, S.Si. M.Si. Ph.D., Anif Fatma Chawa, S.Sos. M.Si. Ph.D., Erryana Martati, STP. MP.Ph.D., Prof.Dr.Ir. Hartutik, MP., Dr. Dra. Herawati, MP., Dr. Eng. Herman Tole, ST.MT., Nila Firdausi Nuzula, S.Sos. M.Si. Ph.D., Ratno Bagus Edy Wibowo, S.Si. M.Si. Ph.D., Dr. Shinta Hadiyantina, SH. MH.

Dekan FTP Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc. Agr. dalam sambutannya menyatakan perlunya pelatihan ini untuk meningkatkan kinerja GJM UJM sebab penjaminan mutu merupakan hal yang penting. ” Pentingnya quality insurance adalah untuk menjamin mutu keberlangsungan sistem pendidikan. Hal ini diperlukan secara konsisten dan berkesinambungan untuk menjaga kepercayaan masyarakat, ” jelasnya ketika membuka acara.

Sementara ketua GJM FTP Nur Ida Panca Nugrahini, STP, MP. menyatakan pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman dan kecakapan peserta agar mampu menyusun organisasi, tupoksi, dokumentasi SPMI berbasis Akreditasi BAN-PT dan ISO 9001:2008 .  Nur Ida juga menjelaskan bahwa terdapat penilaian kelulusan kompetensi untuk melaksanakan audit internal mutu di akhir kegiatan berdasarkan evaluasi pre test, post test, dan selama proses pelatihan.

Materi yang diberikan meliputi Sistem Audit Internal Mutu (AIM) di UB,  SPMI berbasis ISO 9001:2008, Kompetensi dan Etika Auditor, Audit Sistem berbasis SMM ISO 9001 serta Audit Kinerja berbasis Akreditasi BAN-PT. Seluruh materi disampaikan secara interaktif dengan penekanan pada bobot aplikatif, diskusi, dan simulasi. Sementara  latihan diberikan dalam bentuk mock up untuk menguji kelayakannya sehingga lebih mudah diaplikasikan sesuai kebutuhan. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian