Error, Karya Mahasiswa FTP untuk TKI Korban Aniaya

Himateta Charity Day
Juli 1, 2014
LUMOS, Karya FTP untuk Memperbaiki Kualitas Kentang
Juli 4, 2014

Error, Karya Mahasiswa FTP untuk TKI Korban Aniaya

erorrrAngka kekerasan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang masih cukup tinggi sampai saat ini tetap menjadi problematika yang serius. Berbagai upaya dilakukan untuk dapat mengurangi angka kekerasan terhadap TKI, salah satunya adalah dengan menciptakan alat pelapor seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Brawijaya Malang. ERROR (Emergency Reporter on Underwear) adalah suatu inovasi kreatif yang digagas oleh mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), yakni Hanifah R , Deviana Hadriati dan Ema Lutviana dengan mahasiswa Fakultas Teknik, Ahmad F. Irfan Maulana dan Septian Sanjaya (FT) melalui Program Kreativitas Mahasiswa DIKTI bidang Karsa Cipta (PKM-KC) dibawah bimbingan Dewi Maya Maharani STP, M. Sc.

Adanya kemungkinan alat komunikasi TKI yang dirampas oleh majikan menjadikan pembekalan telepon genggam pada TKI belum dapat digunakan optimal sebagai alat peminta pertolongan saat TKI teraniaya. ERROR yang diciptakan kelima mahasiswa tersebut merupakan alat pelapor yang posisinya terpasangkan pada underwear, sehingga bersifat ”tersamarkan”.

Error merupakan sebuah alat yang dilengkapi dengan GPS (global positioning system) serta RTC (real time clock) dan terhubung ke server untuk melaporkan posisi korban secara real time.  Jadi korban cukup memencet tombol pada alat yang telah tertanam di underwear ketika keadaan terdesak. Kemudian secara otomatis alat akan menginformasikan server sehingga bantuan akan lebih cepat.

Dipaparkan Hanifah selaku ketua tim bahwa alat ini sejatinya menggantikan fungsi hp atau alat komunikasi lainnya dengan lebih efisien. “Kami turut prihatin karena HP kan biasanya dirampas majikan, nah ERROR yang tertanam di underwear akan meminimalisir perampasan itu karena terletak di tempat yang tidak kelihatan kasat mata. Jadi relatif lebih aman,” tuturnya.

Saat ini ERROR sudah duji coba di Malang, Batu dan Pasuruan dan berfungsi dengan baik. ERROR terbukti dapat melaporkan koordionat posisi pengguna secara tepat dan akurat. Salah satu keunggulan ERROR lainnya adalah tidak terbatas oleh dimensi ruang dan jarak. Berdasarkan uji coba, alat ini mampu berfungsi baik meskipun berada di lokasi yang jauh dari server.

“Sesuai dengan prinsip GPS yang mampu melaporkan koordinat posisi objek dimana saja. Alat kami juga mampu melaporkan posisi pengguna dari mana saja, bahkan meski berada di luar negeri sekalipun asalkan lokasinya masih tercakup satelit GPS,” demikian Hanifa menambahkan. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian