Fermentasi Sari Pisang Hasilkan Omega 3 dan Omega 6

Solusi Kreatif Pengolah Limbah Batik ala Mahasiswa FTP
Juni 8, 2016
Suplemen Otak Berbahan Limbah Pengalengan Ikan
Juni 10, 2016

Fermentasi Sari Pisang Hasilkan Omega 3 dan Omega 6

Omega-3 dan Omega-6 merupakan dua jenis asam lemak essensial yang dibutuhkan oleh tubuh untuk perkembangan otak. Selain untuk perkembangan otak Omega-3 dan Omega-6 juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh dan meningkatkan kolesterol baik di dalam tubuh, dengan mengkonsumsi Omega-3 dan Omega-6 secara rutin kita juga dapat meminimalisir kemungkinan terkena penyakit jantung. Selama ini, Omega-3 dan Omega-6 banyak ditemukan dalam daging ikan seperti salmon dan tuna. Konsumsi Omega-3 dan Omega-6 dari minyak ikan saat ini sudah tidak dianjurkan lagi seiring dengan berkurangnya jumlah ikan segar di lautan. Dibutuhkan solusi lain untuk memproduksi Omega-3 dan Omega-6 selain dari minyak ikan.

Berdasarkan kebutuhan untuk memproduksi Omega-3 dan Omega-6 tanpa menggunakan ikan, Sekelompok Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian yang terdiri dari Alif Ummami( THP 2013), Wahyu Tri Harsono( THP 2013), Intan Mubarokah( THP 2013), Siti Laily Khusniah( THP 2013) dan Alfisah Nur( THP 2014) dengan bimbingan dari Ibu Dr. Ir. Elok Zubaidah S.TP, MP memperkenalkan sebuah solusi untuk memproduksi Omega-3 dan Omega-6 dengan menggunakan proses fermentasi sari pisang overripe menggunakan kultur yeast Rhodotorula glutinis InaCC y110. Indonesia merupakan negara yang setiap tahunnya memproduksi pisang dalam jumlah yang melimpah, salah satu daerah di Indonesia ynag terkenal dengan jumlah pisangnya yang melimpah adalah Kabupaten Lumajang. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, pada tahun 2013 dihasilkan sebanyak 330.000 ton buah pisang, dari 330.000 ton pisang yang dihasilkan tersebut, sayangnya 11.000 ton pisang harus dibuang karena overripe. Overripe merupakan kondisi pisang yang terlalu matang sehingga teksturnya sangat lunak, pisang yang sudah overripe ini biasanya akan dibuang oleh masyarakat karena sudah tida dapat diolah lagi, padahal pisang yang overripe ini masih memiliki kandungan glukosa yang tinggi, yang dapat dimanfaatkan oleh yeast Rhodotorula glutinis untuk memproduksi Omega-3 dan Omega-6.

Produksi Omega-3 dan Omega-6 dengan menggunakan kultur Rhodotorula glutinis InaCC y110 ini dilakukan di Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya. Untuk proses produksi, pertama-tama kita harus mempersiapkan media fermentasi terlebih dahulu dengan cara mencampurkan sari pisang overripe dengan sari kecambah. Media tersebut kemudian digunakan untuk proses fermentasi, hasil fermentasi kemudian akan diekstrak sehingga didapatkan minyak yang mengandung Omega-3 dan Omega 6.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian