Filosofi Tukang Kayu dalam Pelepasan Wisuda Januari 2016

Lowongan Wonokoyo Group
Januari 8, 2016
Beasiswa Tanoto Foundation
Januari 11, 2016

Filosofi Tukang Kayu dalam Pelepasan Wisuda Januari 2016

“Terdapat tiga tukang kayu yang mengerjakan sebuah rumah. Tukang kayu pertama membangun rumah tersebut karena takut pada atasannya. Sementara tukang kayu kedua mengerjakannya sebagai mata pencaharian, untuk mencari nafkah. Tukang kayu terakhir membangun rumah agar pemiliknya terlindung dari panas dan hujan. Meski ketiganya sama sama tukang kayu, tetapi memiliki motivasi yang berbeda. Dari motivasi tersebut, meski kita belum melihat hasil pekerjaannya, kita bisa mengira ngira bagaimana kualitas bangunan yang dihasilkan. Itu yang saya pegang sampai sekarang. Bahwa pada dasarnya manusia memiliki tiga motivasi yaitu fear , money dan self motivation. Motivasi yang timbul dari diri sendiri akan menghasilkan outcome yang berkualitas karena berasal dari hati nurani, ” tutur motivator Irawan, STP dalam pelepasan wisuda Januari 2016 di Aula gedung Fakultas Teknologi Pertanian lantai II, Jumat (09/01/2016)._MG_8533

Lebih lanjut Irawan  yang juga alumnus Teknologi Hasil Pertanian angkatan 2003 ini juga menjelaskan tipsnya menghadapi dunia kerja. “Berdasarkan pengalaman saya , terdapat tiga kemampuan dasar yang rata rata harus dimiliki untuk mencapai sukses. Ketiganya adalah kemampuan beradaptasi, pantang menyerah serta kreatif. Sebab hanya orang orang yang pantang menyerah dapat terus survive. Tapi tentunya untuk dapat survive harus mudah menyesuaikan diri agar dapat diterima. Selain kedua hal itu, yang juga cukup penting adalah kreativitas. Sebab orang orang kreatif akan diharapkan semua orang. Orang orang kreatif juga mampu menghilangkan atau megubah hal hal yang tidak disukai, sesuatu yang nir manfaat menjadi inovasi yang berguna,” tambah mantan ketua Himalogista yang saat ini menjadi entrepreneur ini.

Senada dengan Irwanto, dalam sambutannya Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Dr. Ir. Sudarminto Setyo Yuwono, M.App.Sc. menyatakan, “Filosofi tukang kayu itu baik. Kalian harus mempunyai motivasi yang berasal dari hati nurani. Tapi jangan menjadi tukang kayunya. Tukang kayu pandai membuat rumah yang bagus tetapi milik orang lain. Sangat jarang tukang kayu yang memiliki rumah yang indah. Kalian semua harus mempunyai rumah yang indah milik sendiri. Tidak perlu takut, sebab kalian adalah lulusan Fakultas Teknologi Pertanian terbaik di Indonesia. Pada Pimnas ke-28 lalu kita berhasil mendulang emas terbanyak. Pada Olimpiade Sains Nasional Pertamina kita juga berhasil meraih juara kedua. Jadi tidak usah takut terjun di masyarakat meski saat ini sudah memasuki era pasar bebas tingkat ASEAN. Jangan takut dengan bangsa lain. Justru jadikan itu sebagai pintu untuk ekspansi ke negeri tetangga. Untuk menjadi ‘tukang kayu’ yang berhasil, kalian harus memiliki kesadaran. Sadar akan kelemahan dan kemampuan masing masing. Cari solusi untuk mengatasi kelemahan yang ada dan terus optimalkan, kembangkan kelebihan kelebihan pada diri Anda, ” paparnya dihadapan sekitar 148 wisudawan yang hadir.

Acara ini merupakan Pelepasan Wisuda Periode VI tahun ajaran 2015/2016. Terdapat 148 wisudawan dengan rincian 66 wisudawan PS-s1 Ilmu dan Teknologi Pangan, 26 wisudawan PS-S1 Keteknikan Pertanian, 55 wisudawan PS-S1 Teknologi Industri Pertanian serta 1 wisudawan PS-S2 Teknologi Hasil Pertanian. Lulusan terbaik dari jurusan Teknologi Hasil Pertanian diraih oleh Austine Japlin, STP (THP 2011) yang meraih IPK 3.82 dengan predikat cum laude. Lulusan terbaik jurusan Keteknikan Pertanian diraih oleh Isda Faqihatul Fuadiyah, STP (TEP 2011) yang meraih IPK 3.51 dengan predikat cum laude. Sementara itu Nurwinda Levitasari, STP (TIP 2011) berhasil meraih duduk sebagai lulusan terbaik jurusan Teknologi Industri Pertanian dengan IPK 3.93 dengan predikat cum laude. Terpilih sebagai wisudawan berprestasi bidang kemahasiswaan adalah Abdullah Nashich Ulwan (THP 2011) sebagai ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa 2013/2014; Ahzam Beinargi (TEP 2011) sebagai ketua English for Spesific Purpose 2013/2014; Sujatmiko (TEP 2011) sebagai ketua Agritechno Business Centre 2013/2014 serta Ikhlal Zupri Manurung (THP 2011) yang merupakan ketua Forum Kajian Islam Teknologi Pertanian 2013/2014. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian