FTP Pertahankan Tradisi Dominasi PKM UB Lolos PIMNAS

Guru Besar TEP Berikan Kuliah Tamu di Mataram
Juli 31, 2017
PS S2 THP FTP Raih Akreditasi A BAN-PT
Agustus 4, 2017

FTP Pertahankan Tradisi Dominasi PKM UB Lolos PIMNAS

Dari 31 proposal Program Kreativitas Mahasiswa Universitas Brawijaya yang dinyatakan lolos hingga ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-30 2017 di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar , tercatat sejumlah empat belas tim diantaranya merupakan perwakilan Fakultas Teknologi Pertanian.  Hal ini membuktikan FTP tetap mempertahankan tradisi karena keeempat belas tim ini merupakan perwakilan fakultas terbanyak se Universitas Brawijaya sementara UB merupakan institusi yang paling banyak meloloskan timnya ke PIMNAS 2017.

Untuk tahun 2017, FTP berhasil meloloskan tujuh proposal Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karya Cipta (PKM-KC) yaitu “B-PROTECT (Bee Propolist Heat Extractor) Inovasi Rancang Bangun Propolis Berbasis Authomatic ReHeater (Resistive Heating With Vacuum Filter) Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Produk Obat Herbal Peternakan Lebah Lokal” karya Rio Bangga Indriawan dkk; “SMART-COMIC (SMART COCONUT MILK SONICATION): Rancang Bangun Alat Sterilisasi Santan berbasis Teknologi Termosonikasi sebagai upaya Peningkatan Kualitas Produk Olahan Kelapa di Indonesia,” karya Pangestu Riski Lestari dkk; “ELEGAN CAFE (Electroosmosis Irrigation System For Non-Technical Field) solusi Efektif Irigasi Tanaman Hortikultura pada Lahan Non Teknis” karya Gigih Widyawantoro dkk; “MONSTER “Modern Sterilization Machine” Rancang Bangun Mesin Sterilisasi Telur Ayam Berbasis Dielectric Barrier Discharge-UV Plasma sebagai Upaya Gerakan Mewujudkan Keamanan Pangan Nasional” karya Faradyna Sumarsono dkk; “PILATOR (Rapid Salmonella Detector) Inovasi Detektor yang Cepat, Praktis, dan Akurat Berbasis Colorimetric Biosensor sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Keamanan Pangan Indonesia” karya Maria Florencia Puspitasari S. dkk ; “NORMEX (Non-Thermal Pigment Extractor) Rancang Bangun Alat Ekstraksi Pigmen Antosianin Berbasis Non-Thermal HEP (Hyper Elecric Pulse) dalam Upaya Mewujudkan Keamanan Pangan 2030” karya Rismoyo Nahri Filanto dkk serta “COBOI (Coumarin Box for Onion) Sebagai Alat Postharvest Treatment untuk Mencegah Pertunasan dalam Memperpanjang Daya Simpan dan Menahan Fluktuasi Harga Bawang Merah (Allium cepa)” karya Setianingsih.

Selain itu FTP juga berhasil tiga proposal Program Kreativitas Mahasiswa bidang Teknologi (PKM-T) yaitu “ETROVICE (Electroculture Vegetable Device) Teknologi Tepat Guna Berbasis Cahaya Monokrom dan Sonic Bloom untuk Meningkatkan Laju Produktivitas Sayuran di Desa Tulungrejo, Kota Batu” karya Sintya layle Mukaromah dkk; “INUVINE (INTEGRATED UV PASTEURISATION AND CHEMOSTAT FERMENTATION LOWGRADE-CARROT KEFIR MACHINE): Aplikasi Sistem Pasteurisasi-Fermentasi Berbasis Continuous Culture Dalam Pengolahan Kefir Wortel Lowgrade Pada Ukm Istiqomah Kota Batu” karya Widya Nur Habiba dkk serta “M-Nafer (Mushroom Flavour Enhancer) Pemanfaatan Air Limbah Rebusan Jamur Tiram Sebagai Solusi Pembuatan Penyedap Rasa Alami Menggunakan Teknologi EMD (Electric Mixer-Dryer Technology) Pada UKM Agronusa Mushroom Kec. Bumiaji Kota Batu” karya Linda Novitasari dkk.

Tak hanya PKM-KC dan PKM-T, FTP juga berhasil meloloskan dua proposal di bidang Penelitian Eksakta (PKM-PE), satu bidang Gagasan Tertulis (PKM-GT) serta satu bidang Kewirausahaan (PKM-K). Kedua proposal PKM-PE yang berhasil lolos PIMNAS XXX 2017 di UMI Makasar adalah “Pemanfaatan Asam Salisilat Hasil Sintesis Dari Minyak Gandapura Sebagai Inhibitor Biosintesis Etilena Pada Tanaman Apel” karya Hilyah Qurratu Ainin Azka dkk serta “BIOKUPING (BIOPLASTIK KULIT PISANG) Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Nangka (Musa Paradisiaca Forma Typica) Dengan Penambahan Co-Enzim Biotin Pada Bakteri Pseudomonas Sp. Sebagai Alternatif Pembuatan Bioplastik Ramah Lingkungan” karya Sellyan Lorenza O . P. dkk. Adapun PKM-GT yang berhasil lolos PIMNAS 2017 adalah “B-Waves (Barrier- Wave Sensors): Konsep Cantilever Apung Multifungsi Terintegrasi Sebagai Sensor Batas Laut Antar – Negara Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia” karya Venisa Yosephi dkk. Sementara “Seblak Suweng Seblak Basah Instan sebagai Inovasi Fussion Food Seblak Tradisional dengan Citarasa Asia Menggunakan Aplikasi Teknologi Sentrifugal Berbasis Edukasi Wayang Indonesia Menuju MEA” merupakan karya Lisa Imro’atus Sholikhah dkk yang berhasil lolos dalam bidang PKM-K.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Dekan III FTP bidang Kemahasiswaan yang juga merupakan Ketua Tim Pemenangan PIMNAS XXX UB, Yusuf Hendrawan, STP.M.App.Life. Sc. Ph.D mengucapkan,” Selamat dan syukur atas lolosnya ketiga puluh satu tim PKM Mahasiswa UB sebagai yang terbanyak se-Indonesia ke PIMNAS 2017.  Dari 31 tim UB, alhamdulillah FTP UB berhasil meloloskan 14 tim ke PIMNAS. Hampir separuh tim UB. Sebagai Wakil Dekan 3 FTP saya ucapkan kebanggaan dan apresiasi kepada para mahasiswa FTP UB yg telah bekerja keras. Saya yakin FTP UB bisa juara umum PIMNAS. Perlu ketekunan, keuletan, keberanian, dan strategi handal untuk mewujudkannya. Selamat berjuang di PIMNAS 2017. Terimakasih kepada bapak ibu dosen pembimbing, KMA FTP UB, ARSC, dan para reviewer internal FTP UB. Satu kata! Satu Jiwa! FTP UB Juara!!! , Barokalloh,” pungkasnya. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian