Gandeng India dan Malaysia, FTP UB Jalankan Program 3 in 1

Kuliah Tamu Pengolahan Limbah Industri Pangan
May 16, 2018
Dharma Wanita FTP Berbagi Keceriaan Ramadhan Bersama Para Musafir Jalanan
May 23, 2018

Gandeng India dan Malaysia, FTP UB Jalankan Program 3 in 1

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) jalankan 3 in 1 program selama April-Mei 2018 bersama akademisi India dan Malaysia. 3 in 1 program merupakan program pendidikan Universitas Brawijaya dalam mengoptimalkan kualitas lulusan sekaligus meningkatkan peringkat UB di dunia internasional. Program ini memungkinkan suatu mata kuliah diampu oleh tiga komponen yaitu dosen internal, dosen manca negara serta kalangan praktisi dari dunia industri. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa memperoleh wawasan keilmuan terkini secara global dari berbagai negara serta aplikasinya di dunia industri. Menghadirkan  Prof. Natarajan Panchanatham (Annamalai University, India) dan Dr. Fakhrul Zaman Rokhani (Universiti Putra Malaysia, Malaysia) sebagai akademisi manca negara serta Niko Dwi Supri Atmoko,S.TP (PT. Suntory Garuda Beverage) dan Daniel Oscar Baskoro S.Kom dari kalangan praktisi industri, 3 in 1 program FTP UB  diterapkan di jurusan Teknologi Industri Pertanian (TIP) selama April Mei 2018.

Ketua Program Studi (PS) Teknologi Industri Pertanian FTP, Sri Suhartini, S.TP,M. Env.Sc,Ph.D., menuturkan,”Alhamdulillah prestasi PS kita makin gemilang dengan terpilihnya dua mata kuliah kita sebagai percontohan pada program 3 in 1 yaitu MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) dan STI (Sistem dan Teknologi Informasi). Ini menunjukkan eksistensi kita yang semakin diakui di UB sekaligus dimata dunia. Sebab selain mengajar di kelas pada perkuliahan biasa maupun international guest lecture,  kegiatan ini juga berpotensi untuk diadakannya pertukaran mahasiswa dan staff akademik (inbound dan outbound),  research collaboration dan sharing hasil penelitian maupun publikasi internasional bersama Prof. Panchanatham maupun Dr. Fakhrul Zaman. Alhamdulillah, semoga kedua visiting professor ini makin mendukung fokus Jurusan TIP untuk menjadi pioneer dalam menciptakan agroindustri kreatif yang menggabungkan unsur teknopreneurship, penguatan agroindustri, hilirisasi, dan ramah lingkungan.  ” paparnya.

Prof. Natarajan Panchanatham dari Annamalai University, India dalam paparannya ketika international guest lecture bertema Creativity for Entrepreneur menjelaskan bahwa kunci utama menjadi seorang entrepreneur adalah memiliki kreativitas untuk membuat sesuatu yang baru dengan memanfaatkan peluang yang ada. Sementara itu Dr. Fakhrul Zaman Rokhani  dari Universiti Putra Malaysia, menyampaikan bahwa industry revolution 4.0 merupakan trend terbaru dari industri untuk menggunakan teknologi komputer sehingga dapat mengoptimalkan serta menyederhanakan rantai pasok di suatu industri.

Selain kegiatan perkuliahan untuk mahasiswa sarjana dan pasca sarjana, Prof. Natarajan Panchanatham dari Annamalai University, India dan Dr. Fakhrul Zaman Rokhani dari Universiti Putra Malaysia, Malaysia juga berkesempatan untuk melakukan kunjungan agroindustry ke UKM Keripik Tempe Bu Noer (Malang), UKM Marning Jagung Firdaus (Malang) dan UKM Sari Apel Bagus Agriseta. Pada kesempatan tersebut, Prof. Panch mengatakan “Produk yang diolah secara tradisional yang dihasilkan oleh UKM di India memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan produk yang dihasilkan oleh pabrik karena masyarakat India merasa, mengkonsumsi produk tradisional lebih sehat dan memiliki citarasa yang khas. Namun, hal tersebut berbeda dengan keadaan produk hasil UKM di Indonesia yang rata-rata memiliki harga jual yang lebih murah jika dibandingkan dengan hasil pabrik, meski cita rasanya tidak kalah. Ini sebetulnya potensi yang besar untuk dikembangkan lebih lanjut,” pungkasnya. (dse)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *