Himalogista Mengabdi di Dusun Bajul Mati, Kabupaten Malang

Profesor Birmingham City University – UK Berikan Kuliah Tamu di FTP UB
Juli 19, 2019
THP Berprestasi: Raih Medali Emas dan Perunggu di Porprov VI Jatim
Juli 23, 2019

Himalogista Mengabdi di Dusun Bajul Mati, Kabupaten Malang

Kegiatan Prnyuluhan Terkait Wirausaha Sukses

Pemberian Roti Whiped Cream hasil pembuatan dari social project

Senam Pagi bersama murid SDN 03 Desa Gajahrejo, Dusun Bajul Mati

Tri dharma perguruan tinggi salah satunya yakni pengabdian kepada masyarakat. Salah satu program kerja himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (Himalogista) adalah Himalogista Mengabdi yang berada di bawah divisi Peduli Pangan. Tahun ini Himalogista Mengabdi mengadakan pengabdian di Desa Gajahrejo, dusun Bajul Mati, Kabupaten Malang yang sudah mencapai tahun ke-5 yakni pengembangan design kemasan. Sejauh ini perkembangan di Dusun Bajul Mati setelah dibina oleh Himalogista telah memproduksi keripik pisang dan abon ikan untuk menambah nilai ekonomi masyarakat. Pengabdian dilaksanakan mulai hari Rabu-Sabtu, 18 Juli 201 -20 Juli 2019. Jumlah mahasiswa yang mengikuti pengabdian yakni 60 mahasiswa THP yang ditempatkan di rumah warga secara terpencar sehingga mereka bisa berlatih untuk bersosialisasi dengan warga sekitar. Kegiatan Himalogista Mengabdi dimulai dengan memberikan edukasi social project yakni membuat whipecream di SDN Gajahrejo, Dusun Bajulmati, Kabupaten Malang. Hari kedua dilanjutkan bazar sembako murah yang didapatkan dari open donasi serta dilanjutkan penyuluhan terkait pengusaha sukses dan wirausaha digital drngan menghadirkan pemateri Ibu Vivien Fathuroya dan Bapak Dapin Narendra serta bazar sembako murah untuk ibu ibu di dusun Bajul Mati. Pada hari ketiga diadakan kegiatan mengajar secara sukarela di TK dan paud dilanjutkan pada malam hari diadakan kegiatan bazar baju murah dan games yang diakumulasikan dalam bentuk point sehingga dapat ditukarkan hadiah menarik. Hari terakhir diisi dengan kegiatan berlibur ke Pantai Ungapa serta dilanjutkan dengan bercengkrama bersama penduduk sekitar. Ketua Pelaksana, Yusron mengungkapkan “Himalogista Mengabdi yang telah berjalan di yahun ke-5 ini harapannya Dusun Bajul Mati bisa mandiri setelah kami dampingi selama 5 tahun mulai dari ide pembuatan kripik pisang, pencarian bahan baku dan mesin, serta pemasaran. Pada tahun ke-5, dimana tahun terakhir kami melakukan pengabdian di Dusun Bajul Mati, harapannya Dusun Bajul Mati sudah bisa mandiri dengan bantuan pengurusan PIRT dan logo Halal dari kita”. Kegiatan Himalogista Mengabdi tetap terus berlanjut untuk Controlling Dusun Bajul Mati terhadap perkembangan pembuatan keripik pisangnya serta untuk pengurusan PIRT dan halal untuk menggapai pasar yang lebih luas. Kedepannya, diharapkan dusun bajulmati dapat menjadi desa mandiri yang memproduksi kripik pisang sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekitarnya (ER). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian