Jaring Asmara DPM FTP UB 2019 : Suarakan Aspirasimu untuk FTP yang Lebih Baik

Lagi, Mahasiswa FTP Raih Medali di Malaysia
April 13, 2019
Rangkaian Dies Natalis XXI FTP UB: FTP Gelar Silaturahmi dan Temu Kangen Alumni 2019
April 13, 2019

Jaring Asmara DPM FTP UB 2019 : Suarakan Aspirasimu untuk FTP yang Lebih Baik

Sambutan dari Bapak Yusuf Hendra selaku Wakil Dekan III FTP UB

Pemaparan Hasil Kuisioner yang Telah diberikan secara Online Kepada Mahasiswa FTP

 

 

Jaring Asmara merupakan program kerja untuk menjaring aspirasi mahasiswa perihal sarana, fasilitas, dan kebijakan dekanat yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan mahasiswa FTP UB 2019. Kegiatan ini diadakan pada hari Kamis (12/4/2019) yang bertempat di Lobby Kanan Gedung F FTP UB.  Acara Jaring Asmara ini dihadiri oleh mahasiswa Se-FTP dari berbagai angkatan dan prodi, terlihat hadir Wakil Dekan I, Wakil Dekan III, staff pelayanan akademik, Staff kependidikan FTP dari Sub Bagian Kemahasiswaan, Sub Bagian Akademik, Sub Bagian Umum dan Barang Milik Negara, serta Sub Bagian Keuangan Kepegawaian. Ketua Pelaksana, Faras Tri Kusnanto mengungkapkan dalam pidatonya “Jaring asmara ini diadakan dan difasilitasi oleh DPM FTP UB untuk wadah aspirasi mahasiswa terhadap sarana prasarana dan pelayanan terhadap jajaran dekanat”. Sebelum jaring asmara secara offline, DPM telah melakukan jarring asmara online yakni dengan menyebarkan kuisioner online yang berisi tentang pertannyaan seputar akademik, keuangan, umum dan barang milik negara, serta kemahasiswaan.  Jaring asmara diadakan sekali dalam satu semester dan termasuk kedalam program tahunan DPM.  Hasil dari kuisioner tersebut dengan menggunakan sampling 100% responden dengan rincian 16.7% prodi mahasiswa prodi bioproses, 16.7% prodi teknik pertanian, 23.3% prodi bioteknologi, 13.3% prodi ilmu dan teknologi pangan, dan 23.3% prodi teknologi Industri Pertanian.

Tanya Jawab dari Mahasiswa kepada Dekanat

 

 

 

Bahasan pertama yakni perihal performa dan layanan Sub Bagian Akademik dalam membantu mahasiswa untuk kebutuhan terkait akademik yang mendapat respon sebanyak 10% sangat baik, 36.7% baik, 36.7% cukup dan 16.7% kurang. Hal yang perlu diperbaiki dalam layanan akademik yakni SOP pelatihan karyawan untuk bersikap lebih ramah kepada mahasiswa, serta penambahan jumlah loket akademik. Selanjutnya, bahasan tentang akademik yakni 66.7% baik dan 20% cukup, sisanya menyatakan sangat baik. Hal ini berarti mahasiswa sudah merasa puas terhadap sistem kegiatan belajar mengajar, namun yang perlu diperhatikan yakni ploting jadwal sehingga tidak bertabrakan.

Bahasan kedua yakni bagian Sub Bagian Keuangan yang menganlisa performa bagian keuangan dalam memberi bantuan pelayanan kepada mahasiswa sebanyak 66.3% menyatakan baik, 13.35% cukup, dan 16.7% sangat baik.Mahasiswa sudah cukup puas terhadap pelayanan Sub Bagiab Keuangan yang perlu diperhatikan yakni asesor terhadap penerima bidikmisi. Kemudian sistem dan prosedur terkait penurunan/penundaan UKT menyatakan 50% baik, 26.7% cukup. Mahasiswa sudah cukup puas dengan SOP terkait penurunan/penundaan UKT. Sarannya yakni terkait penjelasan parameter penurunan dan penundaan UKT yang lebih diarahkan.

Bahasan ketiga yakni Sub Bagian Umum dan Barang milik Negara terkait performanya dalam pelayanan, responden menyatakan 63.3% baik, 16.7% cukup, dan  sisanya sangat puas. Terkait tentang sarana dan prasarana terdapat banyak saran yakni pembaruan fasilitas, kurang meratanya koneksi internet, belum adanya sistem kartu parker, fasilitas toilet kurang merata, dan penyediaan tempat ibadah kurang memadai.

Bahasan keempat terkait Sub Bagian Kemahasiswaan mengenai performanya dalam pelayanan sebanyak 50% mahasiswa merasa baik, 23.3% mahasisw merasa cukup, dan sisanya merasa sangat baik. Terkait akomodasi kegiatan kemahasiswaan yang ada di FTP mendapat respon 50% baik, 33.3% cukup, dan 13.3% sangat baik.

Menjawab pertanyaan terkait sarana dan prasarana, FTP akan berusaha untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana secara bertahap. Perihal tentang pelayanan di loket akademik yang kurang memadai, akan dibangun loket lagi agar mengimbangi jumlah mahasiswa FTP dengan kecepatan pelayanan. (ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian