Jurusan TEP Gelar Workshop Total Organk Carbon dari Jerman

Sed odio sit amet nibh vulputate cursus
September 19, 2013
KULIAH TAMU INTERNASIONAL WASTE WATER TREATMENT
September 20, 2013

Jurusan TEP Gelar Workshop Total Organk Carbon dari Jerman

 

_MG_3866Jurusan Keteknikan Pertanian (TEP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya menggelar Workshop Total Organik Carbon Behr C 50 dan dengan pemateri Dr. Mirjam Luitjens dari Jerman, di Apple Room UB Hotel, Kamis (19/2013).
Ketua Pelaksana, Angga Dheta Shirajjudin Aji, S.Si, M. Si menjelaskan workshop tersebut dihadiri dosen dan laboran dari Universitas Islam Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Akafarma Putera Indonesia dan dosen, laboran serta mahasiswa UB sendiri.
_MG_3872Materi yang dibahas, imbuhnya, mengenai prisip dasar dan aplikasi alat penghitung jumlah kandungan organik bahan padatan melalui proses pembakaran temperatur tinggi buatan Behr Labor Technik GmBH Dusseldorf, Jerman. Pelatihan berlangsung selama dua hari. Pada sesi materi sekaligus juga merupakan sosialisasi alat berteknologi canggih lainnya yang diproduksi pabrikasi Behr Labor. Antara lain, Equipment for Kjeldahl Nitrogen Soxdhet and Hot Extractition, Cl, C, S Analysers and AOX, EOX Analyser, Water Analysis by COD, BOD and Cyanide.
Ketua Jurusan TEP, Dr.Ir. Bambang Rahadi, MS yang ditemui disela acara mengungkapkan, workshop tersebut digagas sehubungan upaya mengembangkan laboratorium dengan penambahan fasilitas alat Total Organik Carbon Behr C 50 yang dapat digunakan secara maksimal untuk kegiatan penelitian di Laboratorium Teknik Sumberdaya Alam dan Lingkungan Jurusan TEP.
“Kami baru saja menambah alat pada sehingga dirasa perlu diadakan pelatihan oleh intruktur langsung dari produsen alat. Dengan mendatangkan narasumber langsung dari Jerman ini harapannya alat tersebut dapat dipergunakan dengan efektif dan mengurangi resiko kerusakan alat. Sehingga optimal penggunaanya untuk mendukung kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa maupun masyarakat umum,” ujar Ketua Badan Pertimbangan Penelitian dan Pengabdian FTP ini.


Diakuinya, penambahan alat dalam rangka pengembangan laboratrium dan workshop tersebut dilakukan dalam rangka mempersiapkan Asean University Network Quality Assurance (AUN-QA). Demikian halnya dengan workshop dan agenda kegiatan berskala internasional yang belakangan acapkali diselenggarakan Jurusan TEP.
Diungkapkan Bambang Rahadi lebih lanjut, Jurusan TEP juga akan menyelenggarakan Kuliah Tamu Internasional mengenai Waste Water Treatment bersama Profesor Dr. Eng. Tsuyoshi Imai dari Universitas Yamaguchi Jepang bagi civitas akademika UB dan umum secara gratis di Gedung Widyaloka pada hari Selasa, tanggal 24 September mendatang.
Sementara dalam sambutannya saat membuka acara, Dekan FTP , Dr.Ir. Bambang Susilo, M. Agr. Sc mengatakan, seyampang mewujudkan visi dan misi FTP untuk dapat menjadi fakultas yang recognize and trust (dikenal dan dipercaya, red) perlu terus dilakukan upaya berkesinambungan dalam meraihnya.
“Terutama trust atau kepercayaan dari masyarakat baik skala regional maupun internasional yang diperlukan upaya serius untuk meraihnya. Salah satunya adalah dukungan penuh untuk kegiatan yang mendukung penelitian seperti pengembangan laboratorium dan mengadakan even berskala internasional,”lugasnya. [elr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian