Keren, Mahasiswa FTP Sulap Buah Khas Papua Jadi Sunblock

Surat Keterangan PS Biotek
Juli 16, 2021
YOGHURT O NOMU, Yoghurt Nabati berbahan Biji Bijian sebagai Alternatif Diet Sehat dan Aman
Juli 25, 2021

Keren, Mahasiswa FTP Sulap Buah Khas Papua Jadi Sunblock

Lima anggota Tim PKM-K FTP 2021 yang beranggotakan Dinda Galuh Wulandini, Aulia Zakiyah Salsabila, Edel Weys, Diva Riantika Ramadhanty, dan Yasmin Aulia Fransisca Eillen Nabella memanfaatkan buah Merah yang merupakan buah endemik dari Papua sebagai bahan dasar dari sunblock spray. Sunblock ini kemudian diinovasikan dengan antibacterial-infused dari daun sirih merah. Inovasi ini diberi nama SHARMA.

SHARMA merupakan produk sunblock yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV. Menurut Mumtazah, dkk (2020) paparan sinar UV yang berasal dari matahari dapat mengakibatkan eritema, kulit terbakar (sunburn), warna kulit menjadi hitam, penuaan kulit, photosensitivity, dan pada kondisi paling parah dapat menyebabkan  karsinogenesis (kanker kulit). Oleh karena itu, SHARMA diharapkan mampu mengurangi risiko kanker kulit di Indonesia. Buah merah yang digunakan sebagai bahan dasar SHARMA mengandung α-tokoferol yang berperan sebagai antioksidan alami yang dapat memantulkan sinar UV. Penggunaan buah merah sebagai pelindung kulit dari paparan sinar matahari sudah sangat terkenal di kalangan wanita Papua. Oleh karena itu, tim tersebut mengangkat buah merah sebagai salah satu bahan dasar utama untuk mengenalkan manfaat tersebut kepada masyarakat luas.

Selain buah merah, SHARMA juga mengandung ekstrak daun sirih merah. Di Indonesia, daun sirih merah dikenal sebagai tumbuhan obat-obatan atau tumbuhan apotik hidup. Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh Syafriana dan Rusyita pada tahun 2017, daun sirih merah mengandung kandungan alkaloid, flavonoid, lanin dan minyak atsiri yang bermanfaat sebagai senyawa antibakteri yang dapat mencegah timbulnya jerawat akibat aktivitas bakteri

Menurut Wilvestra dkk (2018), penderita kanker kulit berada di urutan ketiga terbanyak dan sekitar 5,9-7,8% kasus per tahunnya sehingga dengan penggunaan sunblock dapat mengurangi paparan sinar UV. Kanker kulit terjadi pada sebagian besar orang yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan dan terpapar sinar matahari dalam jangka yang panjang. Penggunaan sunblock secara rutin dapat membantu mengurangi resiko dari terkena kanker kulit.

Penggunaan sunblock spray SHARMA ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan sekitar 4-6 jam sekali pada pagi hari hingga sore hari. Penggunaan sunblock ini digunakan saat kondisi kulit bersih. Penggunaannya dengan menyemprotkan sunblock pada daerah kulit yang terpapar sinar matahari dan ingin dilindungi dari sinar UV lalu dibiarkan sebentar hingga kering. Penggunaan sunblock spray SHARMA ini praktis dan dapat dibawa kemana-mana karena dikemas dalam bentuk botol spray dan tidak mudah tumpah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian