Kolaborasi Dosen TEP bersama Dosen FP Atasi Agroekosistem Lahan Salin Lamongan

Alat Pemanfaatan Limbah Biomassa Sebagai Bahan Pembuatan Pulp Kertas untuk Mengurangi Fenomena Deforestasi di Indonesia Buatan Mahasiwa FTP
Juli 26, 2019
Dosen FTP Raih Best Oral Presenter di Konferensi Internasional RMUT’s Thailand
Juli 31, 2019

Kolaborasi Dosen TEP bersama Dosen FP Atasi Agroekosistem Lahan Salin Lamongan

Dedikasi para dosen-dosen di Universitas Brawijaya dalam membangun negeri memang tidak perlu diragukan lagi. Hal ini tercermin dalam kolaborasi dosen beberapa fakultas yang pada tanggal 24 Juli 2019 melakukan kegiatan penyuluhan dalam pengelolaan agroekosistem lahan salin (lahan pesisir pantai yang memiliki kandungan garam, red) yang tepat untuk meningkatkan produksi tanaman di daerah Sidomukti, Lamongan. Tim dosen yang beranggotakan Dr. Ir. Nurul Aini, MS; Dr. Ir. Bambang Tri Raharjo; Wiwin Sumiya Dwi Yamika, SP.MP (Fakultas Pertanian) dan Joko Prasetyo, STP, M.Si (Dari jurusan Keteknikan Pertanian – Fakultas Teknologi Pertanian) tersebut dengan penuh semangat menjelaskan bahwa lahan salin atau yang memiliki kandungan garam dapat dikelola dengan baik dan menghasilkan produk pertanian yang baik pula.

Desa Sidomukti berada di Kecamatan Brondong di daerah Kabupaten Lamongan dengan ketinggian 2 – 115 mdp (meter diatas permukaan laut). Letak geografis Desa Sidomukti berada di pesisir pantai Jawa. Kondisi geografis yang berada di tepi pantai menyebabkan 50% lahan pertanian di Sidomukti mengandung Na (0,34 -3,49) dSm-1 tergolong salin rendah – sedang (termasuk lahan marginal). Selain itu pengelolaan agoekosistem di Desa Sidomukti belum dilakukan dengan baik, seperti penggunaan pestisida kimia yang berlebihan, tidak/jarang dilakukan pemupukan organik yang menyebabkan lingkungan agroekosistem semakin penurunan dan dregadrasi lahan sehingga tidak mendukung untuk produksi tanaman. Penduduk Desa Sidomukti 50% bermatapencaharian sebagai petani. Kondisi lahan pertanian yang demikian menyebabkan produksi tanaman tidak bisa optimal dan pendapatan dari sektor pertanian menjadi tidak mencukupi kebutuhan rumah tangga petani. Padahal sektor pertanian masih menjadi salah satu pilar perekonomian di Indonesia termasuk Kabupaten Lamongan (khususnya Desa Sidomukti), sesuai dengan Renstra Jawa Timur yaitu mengembangkan perekonomian yang berdaya saing dengan mengoptimalkan potensi daerah, Selaras juga dengan Renstra Kabupaten Lamongan yaitu memantapkan perekonomian Kabupaten Lamongan menjadi lebih mandiri dan berdaya saing, dengan menggali dan mengembangkan semua potensi yang dimiliki diantaranya pertanian, perikanan, peternakan, perdagangan, industri dan pariwisata. Untuk mengoptimalkan potensi di daerah diperlukan juga peran Perguruan Tinggi, dimana salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian Masyarakat. Kegiatan unggulan Pengabdian Masyarakat di Universitas Brawijaya adalah Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi dalam rangka ketahanan pangan melalui kegiatan transfer dan difusi teknologi.  jenis kegiatan Fasilitasi Peningkatan produksi dengan memanfaatkan sumberdaya alam yang ada untuk produksi pangan yang berkelanjutan, pendampingan rehabilitasi dan konservasi sumberdaya alam yang ada, sekolah lapang untuk pengendalian hama penyakit secara terpadu. Hal ini sesuai dengan kondisi Desa Sidomukti dengan kondisi lahan marginal (salin) membutuhkan pendampingan agar produksi pertanian bisa lebih optimal. (dse)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian