Kuliah Tamu Kepala UPT Industri Mamin dan Kemasan Jawa Timur

Lomba Fotografi 2017
November 1, 2017
Pengumuman Pengambilan SPI dan Transkrip Periode III 2017/2018
November 7, 2017

Kuliah Tamu Kepala UPT Industri Mamin dan Kemasan Jawa Timur

Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya mengadakan kuliah tamu Pengemasan dan Penyimpanan, Sabtu (04/11/2017). Menghadirkan narasumber Kepala Unit Pelaksana Teknis Makanan, Minuman dan Kemasan Dinas Perindustrian Jawa Timur, Dra. Bagas Yulistyati Setyawan, MSi., kuliah tamu yang dilaksanakan di Aula FTP lantai II ini dipadati sekitar 200 mahasiswa THP berbagai angkatan.

Dalam paparannya, Dra. Bagas Yulistyati menjelaskan bahwa kemasan mempunyai peran penting di kalangan industri karena memiliki fungsi sebagai pengenal jatidiri/identitas produk, penghias (estetika), piranti monitor, media promosi serta merupakan sarana petunjuk cara penggunaan dan manfaat produk yang ada di dalamnya. Selain itu bagi pemerintah kemasan dapat digunakan sebagai usaha perlindungan konsumen. Sementara bagi konsumen kemasan merupakan sumber informasi tentang isi/produk, dan ini diperlukan dalam mengambil keputusan untuk membeli produk tersebut atau tidak.

Lebih lanjut Dra. Bagas Yulistyati menjelaskan bahwa tujuan kemasan diantaranya adalah sebagai Physical Production, yaitu melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya; Barrier Protection sebagai pelindung hambatan oksigen uap air, debu bagi produk;  Containment or Agglomeration dimana benda-benda kecil biasanya dikelompokkan bersama dalam satu paket untuk efisiensi transportasi dan penanganan; Information Transmission yang merupakan petunjuk tentang cara menggunakan transportasi, daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat pada kemasan atau label; Reducing Theft, ini merupakan kemasan tidak dapat ditutup kembali atau akan rusak secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) yang sangat membantu dalam pencegahan pencurian; Convenience, fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi, penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan digunakan kembali; serta  Marketing dimana kemasan dan label dapat digunakan oleh produsen untuk mendorong calon pembeli membeli produk.

Dra. Bagas Yulistyati juga memaparkan bahwa kemasan terbagi menjadi primer, sekunder serta tersier dan kuarter. Kemasan primer merupakan bahan kemas langsung mewadahi bahan pangan (kaleng susu, botol minuman, dan lain sebagainya). Sementara kemasan sekunder adalah kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya. Adapun kemasan Tersier dan Kuarter, yaitu kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, pengiriman atau identifikasi. Kemasan tersier umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian