Lagi, Mahasiswa FTP Raih Emas di Malaysia

Dekan Sambut 643 Maba FTP 2017
Agustus 21, 2017
Jadwal Kuliah Semester Ganjil 2017/2018
Agustus 23, 2017

Lagi, Mahasiswa FTP Raih Emas di Malaysia

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB)  kembali harumkan almamater di kancah internasional. Dalam event Young International Innovation Exhibition 2017, yang digelar di University Teknologi Mara, Negeri Sembilan Malaysia 20-22 Agustus 2017, karya mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian berhasil sumbangkan emas dan perunggu untuk Indonesia atas inovasinya.

Medali emas merupakan raihan Dimas Triardiarto, Casilda Aulia Rakhmadina, Emerald Falah Prayoga serta Muhammad Sony Setyawan dibawah bimbingan dibawah bimbingan Dewi Maya Maharani, STP., M.Sc.,  atas inovasinya dalam menciptakan MAZTER (Automatic Ozone Sanitizer) sebagai alat pencuci dan penyimpan buah.  Mazter rancangan keempat mahasiswa FTP angkatan 2014 ini memiliki teknologi Dielectric Barrier Discharge secara otomatis untuk menghasilkan ozon guna mempertahankan kadar kualitas buahan buahan. Selain itu alat ini juga mempunyai ruang penyimpan buah yang dilengkapi dengan sterilizer sehingga makin mengoptimalkan kerja MAZTER dalam mempertahankan kualitas mutu pada buah. Medali emas sebagai inovasi terbaik di YIIX Malaysia 2017 raihan Mazter ini juga sekaligus membuktikan pengakuan dunia atas inovasi mahasiswa FTP UB  dalam mengembangkan teknologi dibidang produksi buah-buahan berbasis Dielectric Barrier Discharge sehingga dapat menjadi solusi efektif pada maraknya kontaminasi mikroba pada buah sehingga menyebabkan mudah rusak dan busuk.  Kedepan diharapkan MAZTER yang telah mendapat pengakuan dunia internasional ini dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan mutu dan keamanan pangan, khususnya pada buah-buahan di Indonesia.

Selain medali emas, Indonesia juga berhasil meraih perunggu atas  STRAALBREKING karya Febriyanti Ariska Amaliyah (FTP 2015), Royyannuur K. Endrayanto (FT 2015), Amira Ulvi Annisa (MIPA 2015) dan Arin Siska Indarwatin (MIPA 2015) dibawah bimbingan Joko Prasetyo, STP.MSi.  STRAALBREKING merupakan suatu inovasi untuk membantu pertumbuhan tanaman dengan memanfaatkan cahaya sebagai representasi gelombang. Dewasa ini, kebanyakan industri pertanian masih kurang memperhatikan sistem pencahayaan. Sumber pencahayaan tanaman masih berasal dari cahaya matahari langsung yang banyak mengandung sinar ultraviolet. Padahal sinar UV ini dapat menyebabkan kerusakan sel tumbuhan jika terpapar dalam waktu yang cukup lama. STRAALBREKING merupakan inovasi cerdas untuk permasalahan di atas.  Inovasi ini memanfaatkan fenomena refraksi cahaya polikromatik matahari menjadi beberapa panjang gelombang cahaya, dengan menggunakan naungan sebagai filter sehingga mampu memberi panjang gelombang cahaya yang tepat sesuai kebutuhan tanaman.  Dengan terpenuhinya kebutuhan secara tepat, pertumbuhan tanaman akan berjalan dengan baik sehingga tanaman lebih berkualitas.

Young International Innovation Exhibition (YIIX) 2017 merupakan kompetisi internasional tentang penemuan atau inovasi karya pemuda yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dunia. YIIX 2017 diselenggarakan oleh Students’ Representative Council (SRC) University Teknologi MARA (UiTM) Negeri Sembilan Malaysia. Tahun ini kompetisi yang digelar di Cawangan Negeri Sembilan Kampus Rembau Malaysia 20-22 Agustus 2017 ini mengangkat tema Future Innovation. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian