Lima Inovator Muda FTP Manfaatkan Limbah Ternak Kelinci Jadi Kompos dengan Actor

Ditangan Mahasiswa FTP, Andaliman Ampuh Perangi Hipertensi
Juli 4, 2019
Merine, Edible Film Printing Machine Karya FTP
Juli 5, 2019

Lima Inovator Muda FTP Manfaatkan Limbah Ternak Kelinci Jadi Kompos dengan Actor

Jumlah ternak kelinci di Kota Batu menurut data Dinas Pertanian, dari tahun 2011 hingga 2014 menurun dari angka 32.833 menjadi 28.035 ekor saja. Hal ini disebabkan penjualan kelinci cenderung fluktuatif, tergantung permintaan pasar sehingga pendapatan yang didapat oleh peternak tidak menentu. Kelompok Ternak Kelinci AKUR merupakan salah satu peternakan kelinci yang masih aktif. Kelompok ini memiliki 300-450 ekor kelinci yang tiap harinya dapat menghasilkan 50-70 kg kotoran padat serta 15 liter urin. Namun, limbah padat kelinci yang melimpah masih belum termanfaatkan dengan baik, sebagian dibuat kompos secara konvensional dan sebagian besar langsung dibuang ke lahan kosong dekat pemukiman. Hal tersebut menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar.

Berangkat dari permasalahan tersebut, 5 mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya yang beranggotakan: Rachmad Wijaya, Achmad Ilmi Arya Putra, Lucky Wiratama, Vera Cahya Rinjayani, Riyadlotul Ula, dibawah bimbingan Dosen Dr. Ir Gunomo Djoyowasito, Ms. menciptakan teknologi alternatif untuk mengolah limbah peternakan dengan bantuan alat ACTOR (Aerobic Bioreactor) yang menggunakan parameter pH, suhu, dan kelembaban.

ACTOR merupakan alat yang memudahkan peternak untuk mengolah kotoran kelinci menjadi pupuk kompos karena pada alat ini terdapat sistem otomatisasi berbasis Fuzzy Logic System dan sebuah Chamber (tempat penyimpanan) berbasis IoT System yang tersambung dengan Aplikasi Blynk sehingga kualitasnya mudah dipantau dan terjaga dengan baik. Keunggulan lainnya, yaitu penggunaan energi yang sangat rendah dan waktu pengolahan kompos yang singkat hingga 3x lipat lebih cepat dari perlakuan konvensional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian