Mahasiswa FTP Ciptakan Alat Pemanen Air dari Udara

SUNWARD Kembangkan Produk Susu Dalisodo Wagir
Juli 19, 2018
Menuju Akreditasi, Dua Jurnal FTP Ikuti Workshop dan Terindeks DOAJ
Juli 19, 2018

Mahasiswa FTP Ciptakan Alat Pemanen Air dari Udara

Perubahan iklim yang terjadi belakangan ini membuat semakin parahnya krisis air yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, bahkan hingga belahan dunia. Hal ini ditunjukkan dengan adanya data dari Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB yang menyatakan bahwa pada tahun 2017 di pulau Jawa dan Nusa Tenggara terdapat sekitar 105 kabupaten/kota, 715 kecamatan, dan 2.726 kelurahan/desa mengalami kekeringan dan memerlukan bantuan air bersih. Selain itu, Bali juga menjadi daerah darurat air. Pasalnya konsumsi air sektor pariwisata di Bali mencapai tiga juta liter per hari, terjadi penurunan sebesar 3,5 m muka air di Danau Buyan, 260 dari 400 sungai menjadi kering, dan jarak intrusi air laut dan pantai mencapai 1 km. Sehingga pada tahun 2025 Indonesia akan mengalami krisis air secara besar-besaran.

Hal tersebut yang melatarbelakangi ketiga mahasiswa ini, yaitu Sarah Novitriani (TEP 2016), Iip Kurnia Octaviorentiwi (TEP 2016), dan Muhammad Syaifudin (TEP 2015) untuk menciptakan teknologi WATER BANK yang dapat mengurangi krisis air yang sedang terjadi maupun akan terjadi. WATER BANK merupakan inovasi alat pemanen air dari udara berbasis TEC (Thermo Electric Cooler) dengan sistem otomatis dan ramah lingkungan. TEC merupakan teknologi yang jika dialiri arus listrik searah maka sisi dari modul themoelectric yang satu akan mengalami panas sedangkan pada sisi modul yang lain akan mengalami dingin. Teknologi ini memiliki potensi yang sangat besar pada pemanenan air dengan proses kondensasi. Prinsip kerja dari alat ini adalah udara yang masuk ke alat WATER BANK melalui kipas akan diteruskan ke komponen thermoelectric dan heat sink. Setelah itu, terjadi proses kondensasi karena adanya perbedaan temperature yang disebabkan oleh TEC sehingga timbul titik-titik air. Titik-titik air tersebutlah yang merupakan hasil keluaran dari WATER BANK. Alat ini dapat menghasilkan air sebanyak ±700 ml/hari yang bergantung dengan kondisi kelembaban pada daerah. Air yang dihasilkan pada WATER BANK merupakan air bersih dengan TDS sebesar 24 mg/l dan pH sebesar 7 yang dapat digunakan di sektor pengairan di lahan pertanian, konsumsi, dan lainnya. Diharapkan dengan terciptanya alat WATER BANK dapat membantu pengurangan krisis air di daerah-daerah kering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian