Mahasiswa FTP Teliti Sifat Dielektrik Zat Aditif Bahan Pangan

BUAS, Bolpoin Unik Anti Stress
Mei 29, 2015
ABIOFILT, TEKNOLOGI PENJERNIH AIR SUNGAI BADEG KOTA MALANG
Juni 1, 2015

Mahasiswa FTP Teliti Sifat Dielektrik Zat Aditif Bahan Pangan

IMG_9426Makanan dan minuman yang beredar di pasaran banyak yang mengandung zat-zat kimia berbahaya seperti Aspartam, Boraks, dan Rhodamin B. Penambahan zat-zat tersebut ke dalam makanan atau minuman dapat memberikan dampak negatif bagi tubuh manusia. Oleh karena itu perlu adanya kajian tentang besar kecilnya kadar zat aditif tersebut.

Hal tersebut yang melatar belakangi mahasiswa Jurusan Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Brawijaya, Malang untuk melakukan penelitian sifat dielektrik Aspartam, Borax, dan Rhodamin B melalui Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-P) yang dibimbing oleh  Dimas Firmanda Al Riza, ST, M.Sc. Tim PKM-P yang diketuai oleh Lanny Ariani (TEP 2012) dengan anggotanya Nur Kaifah Andriani (TEP 2012), Nur Syafira Khoirunnisa (TEP 2012), dan Putu Ayu Anggia Asasia (THP 2013) meneliti sifat dielektrik Aspartam, Borax, dan Rhodamin B dengan menggunakan LCR meter.

Lanny menjelaskan, “Sejauh ini pengujian kadar Aspartam, Borax, dan Rhodamin B dilakukan dengan uji laboratorium karena masih belum ada alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi 3 macam zat aditif tersebut sekaligus. Oleh karena itu kami meneliti sifat dielektrik dari ketiga zat tersebut sehingga nantinya dapat dikembangkan sebagai alat deteksi cepat mulltiparameter zat aditif bahan pangan”.

Luaran yang diharapkan dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian ini meliputi adanya data karakteristik dielektrik Aspartam, Boraks, dan Rhodamin B sehingga dapat dikembangkan menjadi dasar untuk pembuatan alat deteksi cepat multiparameter zat aditif pada bahan pangan.

IMG_9422

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian