Morfin, Filter Sari Buah a la TEP FTP

Agritech Health and Care 2014
Juni 5, 2014
Mahasiswa TEP FTP Bantu Petani Padi dengan Pita Tanam Organik
Juni 13, 2014

Morfin, Filter Sari Buah a la TEP FTP

morfinBerangkat dari keprihatinan tentang buruknya sistem penyaringan pada pengolahan sari buah konvensional membuat keempat mahasiswa Keteknikan Pertanian (TEP) FTP menciptakan mesin filtrasi sari buah yang diberi nama MORFIN (Modified Ultrafiltration Machine). Empat mahasiswa tersebut adalah Aginta Friska, Desak Putu Ariska, Adimas Sulton, serta Agus Susanto dibawah bimbingan Yusron Sugiarto STP. M.Sc melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Teknologi (PKM-T).

Dipaparkan salah satu anggota tim, Agus Susanto (TEP 2011) bahwa ide MORFIN berawal dari adanya endapan pati pada  produk sari belimbing UKM Mulyasari Desa Argosuko – Poncokusumo, Kabupaten Malang “Ternyata masalah itu berakar dari cara pengolahannya. Sebab pengolahan sari belimbing ini masih menggunakan cara konvensional. Penyaringannya masih menggunakan kain biasa sehingga masih terdapatnya endapan pati pada sari buah belimbing yang dihasilkan. Selain itu, buruknya sistem filtrasi juga menyebabkan tumbuhnya kapang pada beberapa botol sari buah produksi UKM Mulyasari ini. Akibatnya umur simpan produk cenderung singkat padahal belimbing merupakan komoditas unggulan desa Argosuko. Sari Belimbing produksi UKM Mulyasari juga digemari masyarakat dan permintaan pasar terus meninggi,” ujarnya.

Karena tingginya permintaan konsumen terhadap sari buah belimbing, UKM Mulyasari bermaksud untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi sari buah belimbing. Namun keinginan tersebut terbentur satu permasalahan besar, yaitu buruknya sistem filtrasi sari buah.  Nah disinalah MORFIN memainkan perannya sebagai filtrasi modern berbasis teknologi.

“MORFIN ini menggunakan dua sistem penyaringan, yaitu penyaringan makro menggunakan kasa 100 mesh serta membran polisufon sebagai filter mikro sehingga mampu menyaring padatan-padatan yang tidak diinginkan pada sari buah,” jelas Aginta, aggota tim lainnya.

Dengan penggunaan Morfin, maka produk sari buah yang dihasilkan lebih jernih karena bebas endapan. Kejernihan itu juga meminimalkan timbuhnya kapang pada kemasan sehingga mampu memmperpanjang umur simpan produk. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian