OSMART Sang Pengasin Telur

E-Paddy, Electric Padi untuk Kawasan Tertinggal
Mei 17, 2016
MI ITEM, Pengering Rumput Laut
Mei 20, 2016

OSMART Sang Pengasin Telur

IMG_20160513_164259_AO_HDRMeningkatnya permintaan telur asin yang tidak diimbangi kapasitas produksi melatari lima mahasiswa Keteknikan Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (TEP FTP) berinovasi dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Teknologi (PKM-T) Dikti 2016. Selama ini, pengasinan  telur bebek dengan cara konvensional menggunakan  media batu bata pada proses produksi telur asin. Hal ini membutuhkan waktu yang relatif lama sehingga hanya  mampu  memenuhi sepertiga permintaan pasar.

Berangkat dari pemikiran untuk memaksimalkan kapasitas produksi, melatari Ahmad Habib Elfikri (TEP 2013),  Amilia Choirurachma (TEP 2012), Syaifa Nuraini (TIP 2013), Danuh Kanara  (TEP 2013), dan  Sri Mursidah  (TIP 2013) dibawah bimbingan Dewi Maya Maharani, STP, M.Sc  membuat mesin pengasin telur, OSMART (Osmotic Salted Egg Maker Technology). OSMART merupakan alat untuk mengasinkan telur berbasis osmosis menggunakan tekanan udara yang bersumber dari kompresor.

Pada sosialisasi yang dilakukan di UD Rukun Jaya, Jalan Diponegoro Gang 3 No. 41 Sisir Kota Batu, Minggu (15/05/16) lalu OSMART dapat mengasinkan 300 butir telur dalam waktu 3 hari. Padahal pengasinan telur dengan jumlah sama membutuhkan waktu 10-14 hari menggunakan metode konvensional. Dengan demikian, OSMART  dapat mengoptimalkan kapasitas produksi secara signifikan.

Dipaparkan Amilia Choirurachma, alat ini tengah menjajagi proses paten. “Saat ini OSMART tengah kami urus Hak Patennya melalui LPPM UB. Kedepan kami harap alat ini dapat diproduksi secara massal mengingat fungsinya bagi UKM atau industri rumahan,” pungkasnya. (dse)

_MG_2851

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian