Pameran Gambar Teknik TEP

Pemaparan Visi Misi dan Proker Calon Dekan
Desember 18, 2014
Festifal De Comida Mexidana a la THP
Desember 26, 2014

Pameran Gambar Teknik TEP

IMG_0031Mahasiswa Keteknikan Pertanian (TEP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) menggelar Pameran Poster Rancang Bangun Alat dan Mesin Pertanian. Kegiatan ini dilangsungkan di lobi gedung F Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP-UB) pada Senin (22/12/2014).

Kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa TEP dari seluruh program studi (Teknik Bioproses, Teknik Sumberdaya Alam dan Lingkungan serta Keteknikan Pertanian) angkatan 2013 dan terbagi dalam 56 kelompok ini merupakan tugas besar pengganti Ujian Akhir Semester (UAS) pada mata kuliah Menggambar Teknik.  Selain memajang poster tentang Rancang Bangun Alat & Mesin Pertanian, setiap kelompok yang beranggotakan dua sampai lima mahasiswa ini juga harus mampu memaparkan dan menjelaskan isi atau makna dari setiap poster yang dipajangnya kepada pengunjung sehingga tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai yaitu untuk lebih memasyarakatkan alat dan mesin mesin pertanian di lingkungan civitas FTP.

Beberapa poster desain alat yang dipamerkan antara lain Mesin Penepung yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan beragam jenis biji-bijian seperti jagung, kacang hijau, beras hingga merica, pala, jinten dan ketumbar. Bahkan mesin ini juga dirancang untuk mampu menghancurkan cacahan kayu, batok kelapa, jerami, sekam dan sebagainya. Ada pula rancangan traktor tangan yang memiliki kelebihan konstruksi sederhana bermesin diesel 4 langkah, ringan dan mudah dikemudikan dengan sistim Gear Dog Cluth serta sesuai digunakan di sawah, ladang maupun lereng pegunungan. Juga rancang bangun tentang bioreaktor berbahan borosilikat untuk skala laboratorium dan berbahan stainless stell untuk skala industri. Selain itu ada pula aneka poster tentang rancang bangun penyulingan air, skema pengolahan limbah, rotavator, center pivot irrigation, sprinkler, grain conveyor, sprayer, elevator biji bijian, binder dan vacuum fryer.

Dipaparkan Yusuf Hendrawan STP., M. App. Life. Sc.,Ph.D selaku dosen pengampu, terdapat beberapa aspek penilaian, yaitu desain poster, pemilihan ide/topik, cara penyampaian informasi serta ketepatan dan kejelasan dalam menjawab pertanyaan. “Pameran pengganti UAS ini sebenarnya merupakan penerapan Student Deep Learning sebagai salah satu konsep Student Learning Center (SCL), dimana keterlibatan mahasiswa lebih mendalam dalam pembelajaran.  Dengan demikian tujuan pembelajaran untuk memberikan pengalaman pemaknaan pengetahuan (learning to constructing knowledge) , belajar berbuat (learning to do), belajar besikap (learning to be), dan belajar dalam keberagaman tim (learning to life together), akan lebih tercapai dengan optimal” demikian dijelaskan doktor Yusuf mengakhiri sesi wawancara. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian