Paprika Manjur untuk Pesanggrahan Batu

SENOPATI, Teknologi Pasteurisasi Susu Karya Mahasiswa FTP
April 15, 2015
Opening Ceremony Dies Natalis FTP XVII
April 23, 2015

Paprika Manjur untuk Pesanggrahan Batu

CIMG7903Berawal dari melimpahnya limbah biogas di Dusun Toyomerto Desa Pesanggrahan Kota Batu membuat keempat mahasiswa Keteknikan Pertanian (TEP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya membuat inovasi dalam pemanfaatannya. Keempatnyanya adalah Erina Aprilia Hidayati (TEP 2011), Munawaroh (TEP 2011), Arif Suryo Nugroho (TEP 2013) dan Faiq (TEP 2011) dibawah bimbingan Bapak Dr.Ir Ary Mustofa Ahmad, MP yang berhasil menyulap limbah biogas menjadi PAPRIKA MANJUR (pakan ternak, pakan ikan, pupuk organik dan media tanam jamur) melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) DIKTI tahun 2015.

2Warga Dusun Toyomerto sendiri yang sebagian besar berprofesi sebagai peternak menggunakan biogas sebagai bahan bakar pengganti LPG (Liquid Petroluem Gas) dengan memanfaatkan kotoran ternak sebagai bahan bakunya. Namun, biogas tidak hanya menghasilkan gas metana yang bermanfaat sebagai pengganti LPG tapi juga menghasilkan masalah baru yaitu limbah dari reaktor atau biasa disebut limbah biogas. Ketua Kelompok Tani “Sumber Hasil” Toyomerto, Soedardji mengatakan, “Selama ini limbah biogas tidak termanfaatkan. Tidak jarang warga setempat bingung untuk membuang limbah biogas tersebut. Namun biasanya limbah biogas yang berbentuk cair langsung dialirkan kesungai sehingga dapat mencemari lingkungan”, tuturnya.  Tentunya hal ini ini sangat disayangkan karena limbah biogas masih memiliki banyak nutrisi seperti protein dan unsur hara yang dapat dimanfaatkan kembali. Dengan sedikit usaha, sebenarnya limbah yang semula tidak berguna dapat dimanfaatkan menjadi beberapa produk yang bernilai ekonomis.

Pemanfaatan limbah ini dapat dilakukan dengan menggunakan spiner untuk memisahkan padatan dan cairan serta alat pembentuk pakan ikan (pemelet). Proses pembuatannya pun relatif sederhana dengan menambahkan bahan-bahan tambahan dedak dan tepung ikan sebagai campuran pakan ikan serta EM4 untuk membantu proses fermentasi limbah biogas. Hasil dari padatan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, pakan ikan, pupuk padat dan media tanam jamur. Sedangkan hasil cair dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair.

Dipaparkan ketua tim,Erina, “Meskipun terdapat produk yang sama dan sudah banyak dijual dipasaran, kami yakin Paprika Manjur ini akan laku dipasaran karena lebih aman. Produk ini terbuat dari bahan-bahan alami. Pembuatannyapun tidak memerlukan biaya yang mahal.Dengan demikian ibaratnya sekali mendayung dua pulau terlampui. Limbah yang awalnya tak terpakai justru kini dapat dijual dan menaikkan pendapatan masyarakat, sekaligus juga menyelamatkan lingkungan dari pencemaran,” pungkasnya. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian