Pelatihan Jurnal Teknologi Pertanian

English for Supporting Staff
Agustus 1, 2016
Pengumuman Pengambilan Transkrip Periode VI, X dan XI TA 2015/2016
Agustus 10, 2016

Pelatihan Jurnal Teknologi Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian menggelar pelatihan jurnal berbasis Open Journal System (OJS), Selasa (09/08/2016) di Ruang Sidang FTP lantai 8. Menghadirkan Rizki Trinadi, ST dari Unit Teknologi Informasi Universitas Brawijaya sebagai pemateri, pelatihan ini dihadiri dua puluh peserta pengelola jurnal fakultas dan jurusan di lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya.

Dalam laporannya di awal acara, ketua Jurnal Teknologi Pertanian, Irnia Nurika, STP. MP. Ph.D., melaporkan,”Jurnal Teknologi Pertanian yang memiliki tiga rumpun keilmuan yaitu Food Science Technology, Agricultural Aengineering serta Agro Industrial Technology sebelumnya terbit secara konvensional dengan durasi tiga kali cetak pertahun yaitu April, Agustus dan Desember. Tetapi saat ini hampir semua jurnal bersistem online untuk memudahkan terindeks Google, Scopus atau lainnya. Sebenarnya Jurnal Teknologi Pertanian sudah lama bersistem online dengan alamat di jtp.ub.ac.id , melalui pelatihan ini kami harap dapat lebih mengoptimalkan sistem tersebut bagi author dan reviewer.  Makin tersosialisasinya JTP ini juga sejalan dengan persyaratan akreditasi yang mensyaratkan 60% author luar pada suatu jurnal, ” paparnya.

Sementara itu Dekan FTP, Dr. Ir. Sudarminto Setyo Yuwono, M.App.Sc. dalam sambutannya ketika membuka acara menyatakan,” Sebenarnya dari dahulu kala masalah yang dihadapi jurnal cukup klasik yaitu seputar materi dan reviewer sehingga diperlukan strategi khusus untuk mengatasinya. Pelatihan ini saya harap mampu memberi solusi masalah masalah yang ada untuk meningkatkan jumlah sitasi dan akreditasi. Tentunya ini akan mendukung capaian kinerja fakultas dan universitas,” jelas Dr. Sudarminto yang juga turut membidani lahirnya jurnal pengabdian masyarakat, “Mitra Akdemika” bersama LPPM UB.

Beberapa materi yang dibawakan Rizki Trinadi, ST diantaranya adalah Pelatihan E-Journal bagi Author dan Reviewer, Publikasi Jurnal serta Manajemen Jurnal. Reviewer yang ditunjuk untuk melakukan review akan menerima notifikasi melalui email yang memuat link URL website e-journal , reset password , akses halaman review dari artikel yang dimaksud serta keterangan batas waktu proses review.  “Setelah melakukan lima tahapan, pada akhirnya seorang reviewer dapat memberi rekomendasi pada editor berupa accept submission, revision required, resubmit for review, resubmit elsewhere, decline submission dan see comment,” jelasnya.

Sementara author merupakan peran yang diberikan bagi penulis jurnal. Peran author ini dapat diperoleh dengan mendaftar secara mandiri di sistem e-journal pada kolom register atau didaftarkan pengelola jurnal (journal manager). Sebelum mengunggah artikel melalui aplikasi e-journal terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu kesesuaian layout dokumen sesuai panduan penulis (author guide) yang telah ditetapkan pengelola jurnal. Dokumen yang diunggah sebaiknya berformat MS.Word  untuk memudahkan tim redaksi jurnal melakukan proses editorial (review, proof, reading dan editing). Pastikan pula pengisian property dokumen MS. Word dengan benar.  Untuk referensi, tambahkan URL atau alamat website dari referensi tersebut jika ada untuk proses sitasi.

Pada materi tentang manajemen jurnal , Rizki Trinadi,ST menjelaskan sistem kerja OJS dan peran site administrator. Jurnal OJS memiliki beberapa bagian dan plugin yang yang dapat dimanfaatkan. Beberapa bagian tersebut diantaranya adalah artikel ilmiah, penelitian, pengabdian masyarakat dan lain sebagainya. Sementara beberapa plugin yang dapat dimanfaatkan untuk membantu proses akreditasi suatu OJS diantaranya adalah static page, block, citation, monitoring dan laporan, google analytics serta metadata harvester.

Materi selanjutnya tentang editorial dan publikasi mencakup paparan tentang proses copyediting, scheduling, layout dan proof reading. Setelah semua serahan yang layak telah dijadwalkan menurut issue tertentu, editor dapat mempublikasikannya melalui fitur future issues dan memilih tautan publish issue. Artikel yang telah terpublish itulah yang dapat disitasi dan diakses secara umum. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian