Penyuluhan Kegiatan Perilaku Hidup Bersih di KB BAIPAS CERIA

Pengumuman Penerimaan Maba Pasca Sarjana FTP Gelombang III
Juli 28, 2020
Pengumuman Seleksi Peserta SAP Ganjil 2019-2020
Agustus 5, 2020

Penyuluhan Kegiatan Perilaku Hidup Bersih di KB BAIPAS CERIA

Kelompok Bermain (KB) Baipas Ceria, Malang, merupakan sekolah berbasis Al-Quran. Karakter dan nilai-nilai Al-Quran yang baik dikolaborasikan dengan pendidikan usia dini. Untuk memenuhi kebutuhan kurikulum siswa, KB Baipas Ceria memadukan antara kurikulum Depag dengan kurukilum yayasan. Kedua kurikulum tersebut disajikan secara tematis dengan berbagai metode dan media yang memungkinkan siswa belajar menggunakan seluruh panca indranya. Selain berbasis kurikulum, di sekolah ini terdapat program penunjang kurikulum, berupa kegiatan seperti lomba-lomba dan beberapa kegiatan outdoor untuk melatih keberanian dan kemandirian anak, menumbuhkan bakat anak, melatif sprotifitas anak dan semangat dalam meraih prestasi. Salah satu kegiatan yang juga dapat menunjang program tersebut adalah adanya sosialisasi/pengenalan sejak dini akan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk sanitasi diri dan lingkungan yang perlu diketahui oleh siswa dan pihak sekolah.

Di sisi lain, usia balita merupakan usia yang rentan akan penyakit, dikarenakan aktivitas anak yang sangat tinggi, terutama dalam kegiatan bermain dan outdoor. Anak-anak masih kurang memahami arti pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat. Sekolah sendiri selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika di lingkungannya tidak dikelola dengan baik.

Melihat tingginya aktivitas siswa KB Baipas Ceria, maka diperlukan sosialisasi/pengenalan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada siswa KB Baipas Ceria. Selain itu, di masa pandemin COVID-19 seperti saat ini, sangatlah penting edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat, terutama anak usia dini yang acap kali abai dengan protokol-protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan COVID-19.

Berdasarkan hasil diskusi ketua pelaksana Tanalyna Hasna, STP, MSc (staf pengajar di Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawaijaya) didampingi mahasiswa Nur Laily Fera, dengan kepala sekolah KB Baipas Ceria, Erna Widi Astutik, tercetus gagasan untuk memberikan pengenalan mengenai bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk kegiatan sanitasi diri dan lingkungan, yang terdiri dari delapan aspek yakni : kegiatan mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun, mengonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olah raga teratur dan terukur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok, menimbang berat badan dan mengukur tinggi secara rutin, dan membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan ini ditekankan pada upaya pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai salah satu usaha pencegahan COVID-19 dari diri sendiri dan lingkungan di sekolah, sehingga nantinya dapat diterapkan di rumah atau lingkungan sekitar siswa.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2020. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahap. Yang pertama meliputi pembuatan video tutorial mengenai aspek-aspek PHBS yang dapat dilakukan mandiri di lingkungan keluarga dan sekolah KB Baipas Ceria. Video tutorial ini dikirimkan kepada Kepala Sekolah KB Baipas Ceria dan diteruskan kepada wali santri, untuk kemudian diperlihatkan kepada siswa dalam pembelajaran daring di rumah masing-masing. Wali santri diminta memfoto/memvideo kegiatan siswa ketika sedang melihat video tersebut/ mempraktekkan di rumah, dan dikirimkan kepada tim pelaksana.

Tahap kedua adalah penyerahan bantuan peralatan perlindungan diri dari tim pelaksana kepada pihak sekolah berupa air sanitizer, hand sanitizer, masker, buku bacaan anak usia dini yang berkaitan dengan PHBS, serta penyerahan kenang-kenangan berupa alat tulis untuk siswa KB Baipas Ceria.

Tahap ketiga adalah monitoring terhadap kegiatan pengenalan PHBS bagi siswa KB Baipas Ceria serta evaluasi penerapan PHBS (termasuk protokol pencegahan COVID-19) di area sekolah.

Partisipasi pihak mitra KB Baipas Ceria meliputi secara aktif melaksanakan kegiatan yang telah dirumuskan dengan didampingi oleh tim pelaksana, telah mempersiapkan waktu yang akan digunakan dalam program ini, yakni kegiatan pengabdian masyarakat ini telah direncakan dalam salah satu kegiatan kurikulum pembelajaran siswa secara daring pada tanggal 9 Juni 2020, serta melakukan diskusi dengan tim pelaksana selama program pengabdian masyarakat ini berjalan.

Diharapkan dengan berlangsungnya kegiatan ini dapat menambah wawasan serta kewaspadaan diri pada siswa KB Baipas Ceria pada khususnya, serta wali santri dan pihak sekolah pada umumnya, mengenai pentingnya menerapkan perilaku PHBS, terutama sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian