POCKYPANG, Biskuit Stik Wortel Brokoli Lapis Coklat

Seminar Pemercepatan Kelulusan
April 28, 2014
Opening Ceremony Dies Natalis XVI FTP UB
April 29, 2014

POCKYPANG, Biskuit Stik Wortel Brokoli Lapis Coklat

pockyyBanyaknya anak kecil yang lebih suka jajan sembarangan daripada mengkonsumsi sayur membuat kelima mahasiswa THP membuat suatu produk baru bernama POCKYPANG. Kelimanya adalah Muhammad Irsan Kurniawan, Rifqi Thirafi Ramadhan, Maraya Anggraini, Putri Pramitha Ratna dan Mayrizky Dwihindarti dibawah bimbingan Jaya Mahar Mahligan, STP.MP., dan Feronica Happy, STP.MP.

Pocky adalah snack biscuit stick lapis coklat atau dilapisi rasa lainnya dengan menyisakan sedikit bagian yang tidak diberi lapisan coklat sebagai pegangan. Produk stick PockyPang memiliki varian rasa yaitu rasa manis yang gurih. Varian rasa PockyPang manis dihasilkan dari toping coklat, sedangkan varian rasa PockyPang  gurih dihasilkan dari wortel dan brokoli. Produk pocky ini memiiki kadar air yang rendah dengan tekstur yang sedikit lebih keras namun tetap renyah, berbentuk tongkat stick panjang dengan panjang 10 cm dan ketebalan 5mm per satu stick dan per kemanasan memiliki isi 10 buah stick pocky.

pockypanggPokcyPang ini dikatakan memiliki manfaat kesehatan karena menggunakan bahan baku wortel dan brokoli yang memiliki kandungan gizi tinggi yang mampu menambah system imun. Selain penggunaan brokoli dan wortel, adanya penambahan lapisan coklat juga membantu menambahkan system imun pada produk karena banyak mengandung antioksidan. Kekurangan imunitas atau daya tahan tubuh disebabkan karena kekurangan pasokan vitamin dan mineral yang optimal. Defisiensi/ kekurangan vitamin A, B1, B2, B6, B12, asam folik, C dan E dapat mengurangi imunitas, sebagaimana halnya kekurangan besi, seng, magnesium dan selenium. Imunitas dapat ditingkatkan sangat efektif dengan kombinasi nutrisi. Menurut penelitian Journal of Nutritional Biochemistry, menunjukkan bahwa DIM dalam brokoli dapat meningkatkan sistem imun dengan baik dan akan memberikan efek imunitas terhadap manusia dengan doses konsentrasi 30 mg/kg. Sementara hasil survei dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES, 1991) dan Continuing Suvey of Food Intakes by Individuals (CSFII, 1994) merekomendasikan, agar makanan yang dikonsumsi setiap hari mengandung vit. A. Bentuk menarik serta kandungan gizinya yang bermanfaat membuat produk ini diyakini mampu bersaing di pasaran. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian