Profesor Birmingham City University – UK Berikan Kuliah Tamu di FTP UB

Bang-Brang “Usaha Bawang Goreng Aneka Rasa Mahasiswa TIP Raih Pendanaan 10 juta”
Juli 18, 2019
Himalogista Mengabdi di Dusun Bajul Mati, Kabupaten Malang
Juli 22, 2019

Profesor Birmingham City University – UK Berikan Kuliah Tamu di FTP UB

Prof. Lynsey Melville dan Dr. Roshni Paul, keduanya dari Birmingham City University (BCU) Inggris berikan kuliah tamu di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Kamis (18/07/2019).

Dalam paparannya Prof. Lynsey menjelaskan tentang solusi untuk mengatasi tantangan global salah satunya adalah melalui bio based work dan tentang transforming waste-transforming communities. “Di UK untuk mengatasi tantangan global, kami melakukan serangkaian strategi seperti diantaranya adalah membangun sumber daya hayati termasuk memastikan asalnya, lokasi hingga ketersediaan biomassa maupun cara terbaik untuk memanfaatkannya. Selain itu kami juga berupaya untuk meningkatkan integrasi rantai pasokan dengan komunikasi yang lebih baik dan pengembangan proyek sesuai kebutuhan. Kami juga juga terus mengoptimalkan desain dan pengembangan teknologi baru guna meningkatkan efisiensi, menunjukkan kinerja dan kemampuan bagi para investor maupun pemangku kepentingan. Kami juga turut berupaya membantu masyarakat di negara berkembang agar desain dan konstruksi teknologi sesuai untuk kebutuhan mereka, serta agar teknologi tersebut lebih mudah dibangun, dioperasikan dan dirawat,” paparnya dihadapan dua ratus mahasiswa yang hadir.

Sementara itu, Dr. Roshni Paul memaparkan bertema Anaerobic digestion of Saccharina latissima. “Saat ini pemanfaatan rumput laut di UK masih relatif kecil, padahal sesungguhnya rumput laut mengandung berbagai komponen organik yang juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku (biomassa) untuk produk pangan, pakan, energi dan produk bernilai ekonomi tinggi lainnya. Terrmasuk pada jenis makroalga coklat yaitu Saccharina latissima. Aplikasi teknologi anaerobic digestion pada alga jenis ini akan menghasilkan dua produk utama yaitu biogas (sebagai sumber bioenergi) dan residu organik (sebagai sumber biofertiliser atau pupuk alami). Potensi penggunaan S. latissima di UK sebagai sumber energi dan pupuk organik cukup tinggi. Namun faktor lokasi, umur, cara tanam dan cara panen dapat berpengaruh terhadap keseimbangan proses serta produk yang dihasilkan ,” jelasnya.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, yang merupakan bagian dari kegiatan Newton Fund Institutional Link, selain memberikan kuliah tamu bagi mahasiswa, Prof. Lynsey Melville dan Dr. Roshni Paul juga sempat bertemu dengan Asosiasi Rumput Laut Indonesa, Asosiasi Industri Rumput Laut Indonesia, LIPI, Kementrian Kelautan dan Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Mangrove Center dan beberapa perwakilan dari kelompok pembudidaya rumput laut untuk melakukan stakeholder discussion dan kajian untuk mengekplorasi potensi aplikasi teknologi anaerobic digestion pada limbah rumput laut maupun limbah organik lainnya. Serangkaian kegiatan ini sekaligus bukti keseriusan FTP untuk mewujudkan misinya guna menjadi fakultas unggul pada bidang ilmu teknologi pertanian yang dikenal dan diakui di tingkat internasional serta berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui tridharma perguruan tinggi. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian