RIBOSA, Combro Cassava Crackers Sarat Gizi

Kembali Tim PKM FTP Rajai Kontingen UB di PIMNAS XXVIII
Agustus 12, 2015
UKM Seni Studi Dulin Dulin Suroboyo
Agustus 25, 2015

RIBOSA, Combro Cassava Crackers Sarat Gizi

ribosaPerkembangan makanan ringan (snack) saat ini, menunjukkan semakin tergesernya jajanan tradisional khas Indonesia. Bahan baku alami dan proses pengolahan secara tradisional inilah yang membuat citarasa dari suatu jajanan tradisional menjadi khas. Penggunaan bahan baku yang serba alami menjadikan jajanan tradisional sebagai makanan ringan yang sehat karena tidak mengandung bahan pengawet. Hal ini dikarenakan, pada era global saat ini masyarakat lebih menggemari semua yang serba praktis dan instan yang menyebabkan kepopuleran dari jajanan tradisional mulai merosot akibat kurangnya pengolahan yang tidak mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, tidak ada penggunaan bahan pengawet dan dengan tidak didukungnnya penggunaan teknologi pengolahan pangan, menjadikan umur simpannya pendek serta cenderung memiliki tampilan dan kemasan yang kurang menarik.

Combro merupakan makanan khas dari Jawa Barat yang berbahan dasar singkong parut dengan ditambahkan sambal oncom didalamnya kemudian digoreng. Singkong merupakan salah satu komoditas lokal khas yang melimpah di Indonesia namun kurang pemanfaatannya, padahal singkong memiliki keunggulan dibanding produk pangan lainnya. Oncom juga merupakan produk khas Indonesia yang juga popular atau lebih dikenal dengan tempe semangit yang juga merupakan produk khas Indonesia. Namun, dengan adanya oncom, mengakibatkan produk combro tersebut tidak memiliki daya simpan yang panjang serta kurang praktis, sehingga hal tersebut dapat merugikan konsumen serta produsen yang mengakibatkan popularitas dari combro semakin meredup dan semakin menyudutkan combro sebagai panganan khas Indonesia. Untuk itu kami mengusulkan “RiBoSa” sebagai upaya mengangkat kembali nama combro sebagai jajanan tradisional yang mampu mengikuti perkembangan zaman, enak, praktis, menjamin keamanan pangan dan murah.

“RiBoSa”(Keripik Combro Cassava) merupakan produk modifikasi jajanan tradisional Combro. Penggunaan improvisasi teknologi pengolahan, menjadikan “RiBoSa” berbeda dengan produk combro pada umumnya yang menggunakan Singkong dan oncom sebagai bahan baku, serta berada dalam kelompok makanan setengah basah. “RiBoSa” tetap menggunakan singkong sebagai bahan dasar utama, namun tidak lagi menggunakan oncom sebagai bahan baku pendamping, melainkan menggunakan tempe semangit. Selain itu, tampilan chips yang renyah pada produk kami memberikan perbedaan yang juga menjadikan keunggulan dibandingkan Combro yang ada pada umumnya. Didukung dengan kemasan dengan sistem yang modern memberikan kemudahan bagi konsumen untuk menikmati “RiBoSa” kapan saja dan dimana saja, serta alumuniumfoil sebagai bahan pengemas dapat menjaga keamanan dan kualitas dari produk kami. “RiBoSa” yang menggunakan rempah asli Indonesia sebagai bahan penyedap memberikan citarasa khas nusantara. “RiBoSa” menggunakan rempah-rempah khas Indonesia sebagai bahan campuran dan pemberi rasa combro seperti bawang putih yang memiliki sifat anti-oksidan sehingga menambahkan kelebihan produk “RiBoSa”.

Terinspirasi dari kepopuleran jajanan tradisional yang terdahulu, “RiBoSa” merupakan solusi yang mampu mengangkat kembali jajanan tradisional khususnya combro. “RiBoSa” dipasarkan melalui pusat oleh-oleh yang tersebar di daerah Malang pada khususnya.

Pinta Rahmaa (TIP 2013) mengatakan,” Pada setiap kami melakukan produksi produk selalu terjual habis bahkan untuk saat inisudah banyak konsumen yang memesan, karena hanya dengan Rp. 5.000,- para konsumen dapat memperoleh produk RiBoSa 100gr, yang sehat dan enak dan dengan varian tingkat kepedasan unik yaitu “Biasa ae”, “Pedhes lo” dan “ Pauwedezz”, tutur penggagas Ribosa ini.  Sejauh ini pemasaran produk RiBoSa dilakukan secara offline dan online. Keripik Combro Ribosa dapat diperoleh di pusat oleh-oleh khas malang, dan dipesan secara online melalui instagram : robosa_mlg, twitter : @ribosa_mlg, dan facebook : Ribosa Malang. (dse)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian