Sosialisasi PKM GT 2016

Pelatihan Foto Model TUSTEL
Maret 4, 2016
Pengisian Bersama SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 2016
Maret 10, 2016

Sosialisasi PKM GT 2016

_MG_8057Lembaga Kedaulatan Mahasiswa Agritech Research Science Centre (ARSC) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya menggelar sosialisasi PKM GT 2016 di hall selatan FTP lantai I, Senin (07/03/2016) mulai pukul 13.00 WIB. Acara yang diikuti sekitar 100 mahasiswa berbagai angkatan se-FTP itu dibuka langsung Wakil Dekan III FTP bidang Kemahasiswaan, Yusuf Hendrawan, STP. M.App. Life. Ph.D.  dan menghadirkan salah satu juri nasional PIMNAS, Dr. Ir. Bambang Dwi Argo, DEA.

Dalam sambutannya ketika membuka acara, Wadek III mengatakan, “Makin banyak bidang PKM, berarti makin lebar terbuka kesempatan adik adik menuangkan ide, gagasan dan kreavitias secara ilmiah. Kembangkan wawasan semaksimal mungkin dan tangkap peluang yang ada. Jangan hanya terpaku pada bidang ilmu keteknologian pertanian semata. Kebetulan kita baru saja meraih banyak medali di PIMBA UB kemarin. Salah satu topik yang berhasil meraih kemenangan adalah humaniora. Ini membuktikan bahwa meski berbasis TP, tapi tidak menutup kemungkinan untuk mempunyai kreativitas ilmiah di bidang lain. Jadi terus gali dan gali sebanyak mungkin informasi. Tuangkan, kembangkan semaksimal mungkin ide dan gagasan adik adik dalam PKM -GT ini. Maksimalkan kesempatan yang ada. Jangan pantang menyerah, sebab fakultas akan selalu support,” paparnya.

Sementara itu Dr. Bambang Dwi Argo menjelaskan kunci sukses lolos PIMNAS. “PKM GT berbeda dengan AI. pada PKM GT, rata rata pemenang adalah para mahasiswa yang mempunya konsep global dan bermanfaat secara universal. Misalnya saja pada PIMNAS ke-28 DI kENDARI 2015 lalu, pemenang PKM GT tingkat nasional adalah tim dari UNPAD Bandung yang memiliki konsep jalur laut. Mereka memikirkan selisih harga antara di Jawa dengan di kawasan Indonesia Timur. Sangat tajam sekali perbedaannya. Ini yang mereka coba atasi melalui jalur distribusi laut. Melalui analisis mereka, konsep yang ditawarkan dapat membawa pemerataan sosial di seluruh kawasan Indonesia. Ini yang membuat juri tertarik. Jadi jangan pikirkan bagi sebagian atau sekelompok orang saja. Tapi pikirlah secara lebih luas. Itu kuncinya. Kemudian juga perhatikan bahwa GT berbeda dengan AI. Jika AI merupakan artikel ilmiah yang bersumber dari hasil kegiatan sementara GT merupakan gagasan tertulis yang merupakan konsep ide solusi permasalahan global,”  pungkasnya.

Selain materi dan kiat sukses tembus PIMNAS, acara ini juga mensosialisasikan jadwal PKM GT. Tanggal penting yang harus diingat adalah, 17 Maret 2016 : pengumpulan lembar pengesahan ; 21 Maret 2016 : pengumpulan proposal PKM GT; 21 Maret 2016 : pengambilan lembar di sub bagian Kemahasiswaan  FTP, gedung F lantai II. (dse) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian