Suntory Garuda Beverage Jajaki Kerjasama dengan FTP

GODECT Karya Mahasiswa FTP Sulap Limbah Wortel jadi Minyak Kaya Vitamin A
August 7, 2018
Dosen FTP Antarkan Coklat Khas Batu Jadi Brand Ambassador Asian Games 2018
August 9, 2018

Suntory Garuda Beverage Jajaki Kerjasama dengan FTP

PT. Suntory Garuda Beverage jajaki kerjasama dengan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) dalam bidang pengembangan porang. Penjajakan kerjasama dilakukan dengan kunjungan tim Suntory Garuda Beverage ke FTP UB, Jumat (03/08/2018).

Head of Procurement PT. Suntory Garuda Beverage, Yudi yang pada saat kunjungan didampingi oleh Head of R&D Andy Murphy menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya telah banyak membaca artikel mengenai penelitian porang oleh Prof. Simon Bambang Widjanarko dari FTP UB dalam Program Pengembangan Unit Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) sehingga tertarik mengembangkannya lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan sebagai pengganti import.

Prof. Simon sendiri dalam paparannya ketika menerima kunjungan Suntory Garuda Beverage menjelaskan bahwa porang masih belum banyak dibudidayakan oleh masyarakat sehingga pasar kebutuhan ndustri masih terbuka lebar. Selain itu porang yang merupakan serat alami banyak mengandung vitamin A dan B yang bahkan lebih tinggi daripada kentang. Kandungan glucomanan dalam porang juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena mampu mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan memperlambat pengosongan perut serta mempercepat rasa kenyang. Glukomannan dalam porang juga dapat bersifat sebagai pengental serta mampu membetuk gel dalam air.

“PT.Suntory Garuda Beverage (SGB) merupakan produsen minuman jelly drink yang sudah 14 tahun berjalan dengan menggunakan bahan baku Konjac Glukomanan (KGM) yang diimpor dari China bagi 6 buah pabrik mereka. Dalam kunjungan SGB menawarkan Prof Simon untuk mensupply konjac Glumomanan berapapun produksinya. Kunjungan ini juga sekaligus menyepakati kecocokan standar kualitas tepung porang murni produksi Pilot Plant FTP UB, dengan standar tepung KGM yang selama ini di gunakan PT SGB,” demikian ujar Prof. Simon yang juga guru besar FTP UB.

PT SGB juga meminta kesediaan Prof Simon untuk berkunjung ke kantor pusat PT SGB sebagai konsultan prosessing Jelly drink, dimana dept R&D ingin belajar banyak tentang porang walaupun PT SGB pun sudah berpengalaman tentang konjac. DI PT SGB pun, khususnya bagian R&D ada beberapa alumni FTP UB yang merupakan mahasiswa Prof. Simon. Prof. Simon menjanjikan akan datang ke PT SGB minggu ke-2 bulan September.

Selain itu, PT SGB juga meminta Pilot Plant khususnya Prof. Simon diharapkan mampu mensupply tepung porang berapapun produksinya dengan dukungan penuh dari PT SGB dalam hal finansial untuk penyediaan bahan baku umbi yg harganya sangat fluktuatif dan juga etanol. Sehingga supply tepung porang dari pilot plant UB bisa kontinyu antara 1 – 20 ton per bulan, karena PT SGB secara bertahap akan menghentikan impor dari China akibat peraturan Disperindag yang baru. Dalam waktu dekat disepakati Pilot Plant FTP UB yang sebagian mesin mesin yang ada didanai oleh PPUPIK tahun 2018, untuk mensupply 1 ton per bulan ke PT. SGB Jakarta sesuai dengan kapasitas pabrik yang ada sekarang. Ke depannya akan ditingkatkan kapasitas produksinya sehingga PT. SGB berharap pabrik mini di UB mampu mensupply 20 ton tepung porang per bulan. Kedua hal tersebut yang menjadi inti maksud dan tujuan kunjungan PT SGB ke UB. (dse)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *