TIP Tuan Rumah Indonesian Agroindustri Student Leader Summit

Dosen TEP Terima Penghargaan “Outstanding Contribution Award”
Juli 23, 2012
DAFTAR ULANG MABA FTP 2012/2013
Juli 27, 2012

TIP Tuan Rumah Indonesian Agroindustri Student Leader Summit

Himpunan Mahasiswa Jurusan  Teknologi Industri Pertanian (TIP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan even forum komunikasi Teknologi Industri Pertanian se Indonesia, Indonesian Agroindustri  Student Leader Summit (IASLS) sekaligus menjadi tuan rumah Kongres Forum Agroindustri Indonesia (FORAGRIN) pada 10-12 Juli.

Kegiatan yang dibuka langsung Dekan FTP, Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Agr. Sc tersebut diikuti puluhan peserta diantaranya berasal dari Universitas Gadjah Mada  (UGM), Institut Pertanian Bogor, Universitas Lambungmangkurat Kalimantan Selatan, Universitas Trunojoyo Madura.

IASLS yang  diselenggarakan selama tiga hari tersebut dikemas dalam beberapa rangkaian kegiatan. Pada hari pertama penyelegaraan Kuliah Tamu tentang Agroindustrial Market Networking yang disampaikan Drajat Setiadi, SH, seorang praktisi Market Networking dari PT. Adi Agroindutrial.

Hari kedua dilaksanakan Kongress Forum Agroindustri Indonesia dengan agenda. Antara lain, penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Ketua FORAGRIN tahun 2010/2012, Jati Munggaran dari IPB. Kemudian pergantian  Ketua dan Pengurus Foragrin baru dan pembahasan  Anggaran Dasar /Aanggaran Rumah Tangga Foragrin tahun kepengurusan 2012/2014.

Hari ketiga dilakukan Bina Desa berlokasi  di desa Tlekung, Junrejo, Batu. Dengan menggandeng Lakesma Fakultas Kedokteran sebagai mitra kerja, melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat.

Dituturkan Ketua Pelaksana, Infandra Irfak (TIP’10) kegiatan Bina Desa juga diisi dengan memberikan Game Education kepada anak usia sekolah dan layanan taman baca di mobil perpustakaan keliling. Kegiatan yang bertujuan menarik minat baca anak-anak penduduk setempat ini terlaksana atas dukungan penuh Rumah Pintar Brawijaya.

Selanjutnya, adalah kegiatan Sosialisasi inovasi produk sesuai potensi lokal dengan pelatihan pembuatan Keju dan Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat untuk membantu pendanaan usaha mikro  yang diikuti 20 orang kelompok Usaha Tani setempat.

“Harapannya,  setelah diberikan pelatihan inovasi produk tentang pembuatan keju , alternative akses pendanaan usaha sekaligus pemasaran produknya, pengabdian masyarakat yang kami lakukan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat stempat khususnya peningkatan kesejahteraan,” pungkas Irfak. [elr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian